Sandal Kulit ’’Flat’’, Diburu Jelang Melasti

50

PARA perajin sandal kulit, menjelang Hari Raya Nyepi tengah kebanjiran order. Berbeda dengan Hari Raya Galungan, saat Hati Raya Nyepi sandal kulit “flat” paling tinggi peminat.

Komang Bagas, perajin sandal menuturkan kepada Bisnis Bali, seperti biasanya menjelang Hari Raya Nyepi orderan sandal “Flat” akan melonjak. “Model sandal flat memang sangat nyaman digunakan saat berjalan jauh. Karena menjelang Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan upacara melasti, di mana umat akan berjalan menuju pantai dengan jarak yang cukup jauh makanya mereka membutuhkan sandal yang nyaman digunakan,” tuturnya Senin (25/2) di Denpasar.

Pihaknya menyiapkan desain untuk melasti menyesuaikan kebutuhan konsumen. “Kami khusus mendesain sandal untuk melasti.  Lebih ke sandal flat,  tapi wedges tetap kami disediakan karena ada orang yang memang fanatik menggunakan wedges,” ungkapnya.

Best seller dikatakan adalah sandal flat kulit. Penjualan bersaing dengan sandal flat endek. “Permintaan keduanya sangat bersaing. Sandal flat kulit unggul tipis, mungkin karena lebih netral dan cocok dipadukan dengan busana apa pun baik busana adat dan casual,” tukasnya.

Meski demikian dengan model bervariasi yang bisa dipilih konsumen, baik sandal kulit maupun sandal endek sangat diminati dan memiliki segmen pasar sendiri.  “Kami tawarkan banyak pilihan bagi konsumen. Initinya banya inovasi untuk menyediakan berbagai pilihan dan daya tarik untuk konsumen sehingga mereka tertarik untuk beli dan beli lagi,” tandasnya.

Pihaknya mengaku, untuk orderan pengerjaan dilakukan sekitar satu minggu. Namun untuk kali ini pihaknya mengaku berupaya mempercepat pengerjaan, agar orderan bisa digunakan saat melasti.

Terkait harga untuk sandal wanita dibanderol mulai dari Rp115 ribu hingga Rp275 ribu, untuk pria harga berkisar Rp200 ribu hingga Rp225 ribu. (pur)

BAGIKAN