Wabup Sanjaya Berharap Kelompok Tani Tabanan jadi Pilar Pangan di Bali

24
Wabup Sanjaya mengukuhkan Kelompok Tani Tegal Harum ditandai dengan pemukulan gong

Tabanan (Bisnis Bali) –
Wakil Bupati Tabanan, DR.,. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, berharap dengan dikukuhkannya Kelompok Tani Tegal Harum, Dsp. Bangah, Desa Baturiti, memberi semangat bagi kebangkitan kelompok tani di Tabanan. Sekaligus membuat kelompok tani Tabanan bisa menjadi pilar pemasok pangan di Bali nantinya.
Hal itu diungkapkan Wabup yang akrab disapa Sanjaya saat mengukuhkan Kelompok Tani Tegal Harum yang diketuai oleh I Made Yunarta, di Wantilan Sanggar Tari Manik Galih, Dsp. Bangah, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Minggu (27/1) kemarin.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Staf khusus DPR-RI, Camat Baturiti, Perbekel dan tokoh masyarakat setempat. Nampak pula aktivis kemasyarakatan, diantaranya, Sri Wigunawati, Ny. Diah dan Suparta.
Wabup Sanjaya sangat berterimakasih dan mengapresiasi penuh, pengukuhan Kelompok Tani Tegal Harum, Bangah. Menurutnya, dengan dikukuhkannya kelompok tani ini sudah tentu ada payung hokum, sehingga nantinya bisa mempermudah pemerintah pusat, provinsi ataupun pemerintah daerah di dalam menyalurkan program-programnya.
“Di setiap program pasti dibarengi dengan pendanaan, sehingga nantinya bisa untuk mengembangkan kelompok tani. Dan untuk merealisasikan hal tersebut, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah sudah terdaftar secara hukum,” pungkasnya.
Disamping itu, dirinya juga berharap dengan terbentuknya kelompok tani ini, kedepannya bisa menjadi contoh, menjadi penyemangat masyarakat, khususnya di Tabanan untuk mendirikan kelompok-kelompok tani lainnya. Katanya, Tabanan melalui kelompok taninya bisa menjadi pilar dan pemasok pangan Bali, khususnya di Tabanan.
“Sehingga Tabanan bukan hanya sebagai lumbung berasnya Bali, tapi juga sebagai lumbung pangan Bali, seperti daging, sayur, dan lain sebagainya,” harap Sanjaya.
Di sisi lain akuinya, pendistribusian produk pertanian menjadi momok menakutkan bagi seorang petani. Seringkali hal tersebut menjadi kekawatiran bagi sebagian besar petani, bukan hanya di Tabanan, tetapi juga Bali, sehingga produk pertanian mereka sering menjadi incaran para tengkulak (pihak ketiga) yang berusaha mencari untung.
Bercermin dari itu, Sanjaya menekankan tidak perlu takut dan menghawatirkan masalah distribusi produk pertanian. Sebab Pemerintah Kabupaten Tabanan telah memilki BUMDes yang bersinergi dengan BUMDa, Perusahaan Daerah Dharma Santika yang akan membeli dan menyalurkan produk-produk pertanian masyarakat. Sebab itu, tidak perlu khawatir lagi, jika nantinya dipermainkan tengkulak.
“Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gubernur, Pak Koster, juga telah mengeluarkan Pergub tentang hasil pertanian Bali. Sehingga Pemerintah sangat komit dan peduli terhadap Petani. Nantinya Kelompok Tani ini diusahakan agar terpola dengan BUMDes dan BUMDa, sehingga tidak ada kekhawatiran lagi apabila over suplay,” tegasnya.
Sementara itu, Kelompok Tani Tegal Harum dikukuhkan oleh Wabup Sanjaya, ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 3 kali. Kelompok tani tersebut bergerak di bidang pertanian, seperti trnak babi, sapi, dan bertani sayur-mayur yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat Bali, khususnya Tabanan.
Ketua Kelompok Tani Tegal Harum, Made Yunarta, berharap dengan kehadiran Wabup Sanjaya dan Ny. Putri Suastini Koster, serta undangan lainnya bisa memberikan arahan dan wejangan. Sekaligus itu akan membuat pihaknya mempunyai visi dan misi yang sama, baik dengan pemerintah daerah maupun dengan Pemerintah Provinsi Bali nantinya.*man

BAGIKAN