Singaraja (Bisnis Bali) – Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap semua operasional LPD termasuk krama desa, LPD Desa Pakraman Ambengan Kecamatan Sukasada Buleleng melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggung Jawaban Sabtu (26/1).
Dalam LPJ juga disampaikan Rencana Kerja (RK) dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja 2019.

Kepala LPD Desa Pakraman Ambengan Made Nyiri Yasa, S.Sos ,M.MA  dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan, kepemilikan aset LPD Ambengan per 31 Desember 2018 mencapai Rp42.096.425.000, meningkat 21.30 persen atau Rp 7.393.297.000 dari aset tahun sebelumbya yakni Rp 34.703.128.000.

Sementara itu dari total aset, laba yang diperoleh mencapai Rp770.045.789, menigkat 2.65 persen dari 2017 yang hanya Rp 750.180.642.

Khusus untuk dana pembangunan yang disetorkan kepada Desa Adat sesuai Perda No.3 tahun 2017 tentang LPD yakni 20 persen dari laba yang diperoleh, yakni sebesar  Rp 154.009.158.

LPD Ambengan berkomitmen, dengan LPJ ini bisa membuat krama desa  melihat LPD lebih dekat  tentang keadaan dari LPD, sehingga sosialisasi kepada krama itu lebih cocok dengan kondisi sebenarnya. Selain itu juga kegiatan ini sebagai upaya motivasi bagi krama agar rasa memiliknya terus meningkat, lebih giat menabung atau meminjam dari tahun sebelumnya.

Terkait kendala di lapangan, pihaknya lebih menekankan pada penyaluran kredit yang masih menjadi tantangan LPD mengingat persaingan lembaga keuangan lain makin ketat dengan menawarkan Kredit Usaha Rakyat dengan bunga yang sangat kecil sehingga hal tersebut tidak jarang juga dijadikan perbandingan oleh  calon debitur.

“Kendala ada pada pelemparan kredit mengingat persaingan semakin ketat, usulan kami kalau bisa KUR juga disalurkan melalui LPD yang sehat baik melalui cineling atau eksekuting dengan bentuk kerja sama  jangan langsung masuk ke Desa,” terangnya.

Sementara itu Ketua Tim Pembina LPD Kabupaten Buleleng Desak Putu Rupadi, SE mengungkapkan, pihaknya melihat kinerja LPD Ambengan dari tahun ke tahun sudah berjalan begitu baik. Terbukti dari klasifikasi kesehatan LPD Ambengan sudah memenuhi syarat dengan capaian nilai kesehatan yakni 93,59 persen.

Selain itu pihaknya juga melihat jalinan kerjasama dengan 3 pilar yakni Panureksa, Pengurus dan Krama LPD sudah terjalin dengan baik. “Semakin maju LPD ini tentu akan memberikan dampak positif bagi krama desa itu sendiri,” ucapnya.

Hadir dalam kesempatan itu Tim Pembina LPD, Koordinator LP-LPD, BKS LPD Kabupaten Buleleng,  Ekbang Kabupaten Buleleng, Bank BPD Bali Cabang Singaraja dan Jamkrida Bali Mandara selaku mitra kerja, Babinsa, Unsur Adat dan Dinas Desa Pakraman Ambengan dan seluruh perwakilan krama dari masing – masing banjar pakraman serta dari nasabah baik depotan serta debitur kredit. (ira)

BAGIKAN