BEASISWA - Ketua KSP Wikan, Ketut Widartha bersama Kadiskop UKM Provinsi Bali dan Wakil Ketua Dekopinwil Bali menyerahkan beasiswa pada 13 siswa.

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah mengapresiasi koperasi yang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada awal tahun ini. Koperasi yang paling cepat tuntas tanggung jawab pengelolaan dalam satu tahun berjalan dapat lebih awal melaksanakan amanah atau keputusan program kerja tahun berikutnya.

”Pasalnya, saat RAT pengelola akan meminta keputusan anggota usulan program kerja. Untuk mendapat dukungan penuh dari semua anggota maka pengelola juga dituntut mampu memberikan pelayanan secara maksimal,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra, S.E.,M.M., saat membuka RAT KSP Wikan, Minggu (20/1) di Hotel Nikki Denpasar. Hadir dalam RAT tersebut Wakil Ketua Dekopinwil Bali, I Dewa Nyoman Patra, S.H.,M.H., seluruh pengurus dan anggota KSP Wikan.

Gede Indra mengakui sampai minggu ketiga koperasi nipo Bali yang jumlahnya 175 unit baru 5 koperasi yang melaksanakan RAT. Pelaksanaan RAT tahun ini lebih bagus dibandingkan tahun lalu.

”RAT KSP Wikan ini yang kelima kali. Jadi sampai hari ini sudah ada 5 koperasi yang sudah RAT. Kami mewakili pemerintah mengapresiasi KSP Wikan sudah rutin melaksanakan RAT setiap tahunnya dan pelaksanaannya awal tahun. Kami berharap pada koperasi lainnya juga segera laksanakan RAT, karena menunda RAT berarti buang-buang waktu. Karena kinerja koperasi berikutnya wajib mendapat persetujuan anggota dalam RAT. Ini sudah menjadi peraturan dan harus dilaksanakan,” katanya.

Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil)  Bali, Dewa Patra dalam sambutannya, mengajak semua koperasi menjadi anggota Dekopinwil Bali, sehingga bersama – sama maju dan cepat mandiri. Jika ada dari gerakan menginginkan informasi apa saja maka Dekopinwil siap menampung aspirasi dan secepatnya melanjutkannya. Sampai keinginan seluruh gerakan tercapai.

Terkait dengan RAT, lanjut Dewa Patra sangat berharap bagi semua anggota koperasi dapat berperan aktif terhadap koperasi miliknya. Jangan sampai menjadi anggota hanya sebagai penggembira saja. Artinya hanya menyandang status sebagai anggota tapi tidak aktif dan hanya menginginkan bagian keuntungan setiap tahunnya. Sementar  itu Ketua KSP Wikan, I Ketut Widartha, S.E., menjelaskan perkembangan koperasi selama tahun 2018. Aset Rp 22 miliar, jumlah anggota 904 orang (naik 5,98 persen), rasio bagus, modal sendiri Rp 5,4 miliar (naik 25.96 persen), SHU Rp 527 juta (naik 14 persen). (sta/bk)

BAGIKAN