Penyerahan punia oleh prajuru LPD dan: pajuru Desa Pakraman Denpasar kepada manggala piodalan Pura Dalem Kahyangan Badung.

Denpasar (Bisnis Bali) – LPD Desa Pakraman Denpasar yang mulai bangkit sejak 2011 lalu,  kian menunjukan perkembangan.  Salah satunya dengan memberikan manfaat kepada desa adat dalam menujang aktivitas masyarakat.

Sesuai dengan fungsi LPD yaitu berupaya untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,  secara bertahap LPD Desa Pakraman  Denpasar telah memberikan kontribusi kepada masyarakat. Seperti halnya,  belum lama ini LPD menyerahkan punia pada penyelenggaraan piodalan di Pura Dalem Kahyangan Badung. Punia yang diberikan berupa dana dengan nilai Rp2 juta serta 2 buah penjor besar,  untuk keperluan upacara.

Kepala LPD Desa Pakraman Denpasar, I Made Sumantra, S.H., M.Hum, saat ditemui,  Rabu (16/1) mengatakan, nilai yang diberikan  tidak terlalu besar. Namun hal ini merupakan suatu upaya LPD dalam menjalankan perannya,  yang secara bertahap memberikan manfaat kepada masyarakat.

Pemberian punia ini,  dikatakannya juga bersinergi dengan desa pakraman,  di mana desa pakraman memberikan punia sebesar Rp3 juta. “Dalam waktu yang bersamaan, LPD dan prajuru desa pakraman menyerahkan punia kepada manggala karya,” ujarnya

Diakuinya,  sejak tahun 2017 LPD mulai  berpartisipasi terhadap kegiatan di Pura Kahyangan Tiga khususnya Pura Desa, Pura Puseh dan Pura Dalem yang dengan memberikan bantuan dana punia sebesar Rp2 juta  tiap pelaksanaan piodalan.  Harapannya, punia yang diberikan dapat membantu meringankan sedikit beban masyarakat.

Selain itu sejak tahun 2015 lalu LPD Desa pekraman Denpasar juga memberikan santunan meninggal kepada prajuru (pengurus)  khususnya kelian banjar di wilayah Desa Pakraman Kesiman.  Ada pun nilai santunan yang diberikan sebesar Rp1 juta. (wid)

BAGIKAN