Bali Mampu Capai Target Kontribusi Kunjungan 40 Persen

35

Denpasar (Bisnis Bali) – Pariwisata Bali mampu mencapai target kontribusi 40 persen kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Pada 2018 lalu, pariwisata Bali mencapai target kunjungan 6 juta sesuai target kontribusi 40 persen  Bali untuk pariwisata Indonesia.

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Dr. I Putu Anom, M.Par., Selasa (15/1) mengatakan, pada 2018 target Kemenpar 15 juta wisman ke Indonesia. Pariwisata Bali berhasil mencapai kontribusi 40 persen kunjungan wisman 2018 setara  6 juta wisman.

Ia menjelaskan, semestinya Bali jauh mampu melampaui target kontribusi 40 persen. Hanya saja, pada 2018 pariwisata Bali dihadapkan cukup banyak bencana, antara lain terjadinya gempa bumi di Lombok, erupsi Gunung Agung dan beberapa bencana lain yang terjadi di Tanah Air. Dampak bencana alam ini diikuti dengan turunnya kunjungan wisatawan asal Tiongkok. Ini dikarenakan, kasus yang menghebohkan di mana adanya travel asal Cina yang menjual paket murah.

Ia melihat Pemprov Bali mengambil tindakan tegas, dengan cepat  mengambil kebijakan menghentikan praktik penjualan paket murah tersebut. Secara riil kebijakan Pemprov Bali didukung stakeholder pariwisata dan pemerintah Cina.

Ia mengatakan, ke depan kasus-kasus seperti itu harus selalu diawasi agar Indonesia khususnya Bali tidak menjadi objek bisnis murahan. Kondisi ini akan merugikan pemerintah dan pariwisata Bali.

Putu Anom menambahkan, praktik penjualan paket murah juga wajib diawasi  baik yang dilakukan pebisnis pariwisata luar negeri. Hal ini termasuk perlu diawasi bisnis pariwisata bodong atau tanpa izin yang dilakukan pebisnis dalam negeri. “Amat penting juga dijaga keamanan dan kenyamanan daerah Bali karena di awal 2019 merupakan tahun politik. (kup)

BAGIKAN