Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Kasat Pol PP I Putu Suarta melakukan monitoring ke toko-toko swalayan terkait jam kerja dan perizinan.

Semarapura (Bisnis Bali) – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati No.510/227/Diskop tentang Pengaturan Jam Kerja Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kasat Pol PP, I Putu Suarta melaksanakan kegiatan monitoring ke pusat perbelanjaan dan toko swalayan yang ada di wilayah Klungkung

Dalam monitoring ini Bupati Suwirta masih menemukan toko swalayan atau mini market yang tidak mengindahkan SE tersebut. Berdasarkan Perda Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 Tanggal 19 Desember 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, untuk jam kerja pelaku usaha mini market, hipermart, departemen store dan supermarket  telah diatur dari Senin sampai Jumat tutup sampai pukul 22.00 wita, sedangkan hari Sabtu dan Minggu tutup sampai pukul 23.00 wita.

Sementara pada hari-hari besar keagamaan, libur nasional, tutup tahun buku/tutup tahun akuntansi sampai pukul 00.00 Wita. Namun kenyataannya masih ada yang belum tutup hingga batas waktu yang sudah ditentukan. Beberapa pemilik usaha berdalih belum tahu tentang SE tersebut, bahkan ada pula yang mengatakan belum menerimanya.

Bupati Suwirta pun mengambil tindakan tegas dan memerintahkan untuk menutup toko saat itu juga. Selain itu Suwirta juga melakukan pengecekan kelengkapan surat-surat dari toko tersebut dan beberapa diantaranya tidak bisa menunjukkannya. Bahkan, tiga minimarket yang sama ketika ditanya terkait izin, mereka memberi alasan bahwa surat izinnya dibawa oleh supervisornya.

“Kok aneh ya? Jangan-jangan mereka belum punya izin atau izinnya cuma satu tapi dipakai bersama-sama,“ sebut Bupati Suwirta dengan nada heran. Bupati Suwirta langsung memerintahkan Kasatpol PP, Dinas Koperasi dan dinas terkait agar segera mengecek izinnya. “Jika mereka tetap tidak bisa menunjukkan izinnya kita harus tindak tegas kalau bisa ditutup saja,” tegasnya.

Selain monitoring terhadap pusat perbelanjaan dan toko swalayan, Bupati Suwirta juga kembali mengecek kafe yang ada di seputaran wilayah Klungkung. Bupati merasa bersyukur karena sesuai kesepakatan dengan pemilik sampai saat ini tidak ada yang buka. Pihaknya berterima kasih kepada masyarakat khususnya pemilik kafe yang sudah menaati aturan yang berlaku. “Kami selalu mengajak semua pihak agar berinovasi dalam hal yang positif, maka pemkab akan siap membantu,” tutup Bupati Suwirta. (dar)

BAGIKAN