Disbud Buleleng Rancang Pentas Seni

30

Singaraja (Bisnis Bali) – Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Drs. Gede Komang, M.Si., Selasa (8/1) mengatakan, sesuai dengan tugas  pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan, pada 2019 merancang kegiatan pementasan seni yang akan dilaksanakan setiap satu minggu sekali di Gedung Sasana Budaya Dinas Kebudayaan.

Kegiatan ini selain sebagai ajang pelestarian seni dan budaya, juga sebagai upaya memaksimalkan pemanfaatan Gedung Sasana Budaya sebagai ajang menampilkan berbagai jenis kesenian. Kegiatan pementasan seni ini juga menjadi kegiatan tambahan dari Dinas Kebudayaan di mana akan mementaskan aneka jenis seni topeng dan juga kesenian barong ket. “Sasana Budaya betul-betul dimanfaatkan untuk menampilkan kebudayaan,”jelasnya.

Mantan Kadinsos Buleleng ini menambahkan, pementasan ini ke depan akan diperuntukkan bagi masyarakat umum juga wisatawan yang berkunjung ke Bali Utara. Dengan harapan seni dan budaya yang adiluhung yang dimiliki Buleleng makin dikenal luas oleh masyarakat. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan media untuk mempromosikan kegiatan ini begitu juga memanfaatkan promosi lewat media sosial agar makin menarik minat masyarakat untuk berkunjung. “Sejauh ini kita belum memberlakukan karcis atau tiket masuk kepada pengunjung hanya sistem donasi saja,” katanya.

Selain itu Gede Komang yang juga seorang seniman ini menuturkan Dinas Kebudayaan sebagai pendukung materi pariwisata berharap nantinya Buleleng agar memiliki ikon wisata khususnya dari sisi wisata budaya. Seperti halnya daerah lain dengan tarian kecak  begitu juga Buleleng nantinya memiliki pementasan tetopengan. “Saya lihat pementasan tetopengan belum ada di Bali jadi Buleleng yang juga kaya akan seniman diharapkan ini nantinya jadi salah satu ciri khas dan tujuan wisatawan ke Bali Utara,” katanya.

Secara rutin tampilan seni ini akan dilaksanakan, dan sepanjang belum ada yang mengisi kegiatan ini akan di isi oleh seniman-seniman dari Dinas Kebudayaan. Pihaknya juga membuka pintu seluas-luasnya kepada para seniman sekaa seni atau sanggar seni yang ada di Buleleng yang ingin mementaskan keseniannya. “Karena ini ‘kan sifatnya swadaya dan sukarela dan tidak komersial bagi sekaa seni yang ingin mengisi kita persilakan sepanjang tidak membebankan biaya,” katanya. (ira)

BAGIKAN