Tabanan (Bisnis Bali) – DTW Tanah Lot berencana akan menaikkan target kunjungan 3 persen pada 2019 ini dari target kunjungan sebelumnya. Pada tahun lalu, objek wisata yang berada di selatan Kabupaten Tabanan ini menargetkan 3.011.013 kunjungan.

Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana, belum lama ini mengungkapkan, target 3 persen ini memang mengalami penurunan dari rata-rata target biasanya yang dipatok mencapai 7 persen. Pertimbangannya, lebih sedikitnya target kunjungan pada 2019 dibandingkan dengan target rata-rata sebelumnya didasari pada 2019 adalah tahun politik.

“Tahun politik ini kami tidak berani menargetkan terlalu banyak, meski Desember 2018 per hari kunjungan sempat diangka 13 ribu – 14 ribu dan melampaui target,” katanya.

Menurut Toya Adnyana, kenaikan hanya 3 persen, karena tahun politik diprediksi sangat berdampak pada kunjungan wisatawan ke Tanah Lot. Menurutnya, tahun politik 2019 tidak hanya mempengaruhi kunjungan di Tanah Lot saja, namun berpotensi berpengaruh pada Bali secara keseluruhan. Selain itu, dipengaruhi juga oleh situasi alam yang belum bisa diprediksi.

“Meski tahun politik, kami tetap optimis memenuhi target bahkan melampaui target,” ujarnya.

Bercermin dari itu, pihaknya mengantisipasi dengan gencar melakukan promosi lewat media sosial maupun guide, termasuk memberikan kejutan kepada pengunjung ke DTW Tanah Lot.

Sementara itu, 2018 lalu target kunjungan di DTW Tanah Lot melampaui target mencapai 3.335.882, namun sayangnya dibandingkan pada 2017 menurun karena kunjungan 2017 mencapai 3.497.825. Penyebab penurunan kunjungan, karena adanya beberapa faktor seperti banjir di Jawa dan kunjungan wisatawan Tiongkok yang menurun drastis.

“Biasanya kunjungan dari wisatawan dari Tiongkok mencapai 2.000 per hari, karena ada permasalahan pariwisata murah jadi menurun drastis,” katanya. (man)

BAGIKAN