Mangupura (Bisnis Bali) – Dengan ketersediaan fasilitas meeting, konvensi pariwisata Bali sangatlah tepat menggarap pasar meeting incentive, convention dan exhibition (MICE). Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Made Badra Senin (7/1) mengatakan, pemerintah dan industri pariwisata di Badung siap bersinergi dengan seluruh pelaku industri MICE di Bali dalam pengembangan pasar MICE.

Ia mengungkapkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, bersama dengan BPPD Badung siap mengadakan sales mission di kota-kota besar di berbagai belahan dunia guna menggarap pasar MICE. Kendala pengembangan MICE di Bali selama ini adalah kurangnya promosi. Kegiatan promosi ke kantong pasar MICE harus dilaksanakan rutin setiap tahun.

Baik promosi dalam ajang pameran MICE, pelaku atau pemain MICE di Bali dan Badung khususnya dapat dipertemukan pelaku MICE di luar negeri melalui ajang pameran MICE internasional. Tahun ini dinilai momen bagi seluruh pelaku pelaku pariwisata Bali untuk bersama mempromosikan MICE. Hal ini untuk mewujudkan quality tourism.

Pemerintah sudah gencar menambah infrastruktur meliputi pembangunan infrastruktur jalan tol dan pembangunan underpass untuk menanggulangi kemacetan di Kabupaten Badung. Ia melihat pembangunan Garuda Wisnu Kencana untuk untuk menopang event besar termasuk MICE. Salah satu untuk menyambut konferensi besar dunia seperti IMF 2018 lalu.

Badra menambahkan, kegiatan promosi ke pasar mancanegara tetap digencarkan 2019. Hal ini untuk mencapai target kunjungan wisman baik dari pasar leisure maupun wisatawan dari  pasar MICE. (kup)

BAGIKAN