BCB - Pembentukan BCB akan mengoptimalkan pariwisata Bali dalam penggarapan pasar MICE.

Denpasar (Bisnis Bali) – Selama ini promosi pariwisata Bali lebih kepada pasar leisure. Potensi pasar MICE ini sangat menjanjikan, sehingga perlu digarap optimal. Kadispar Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Jumat (4/1) mengatakan, pariwisata Bali akan lebih mengoptimalkan penggarapan MICE. Dalam pelaksanaan MICE khususnya konvensi, selalu melibatkan banyak wisatawan MICE atau para delegasi.

Ia menjelaskan, daya tarik Bali ini bisa dimanfaatkan untuk menggaet kegiatan MICE. “Pada 2019 Bali harus optimal garap pasar MICE,” katanya. Potensi MICE di Bali cukup besar. Pariwisata Bali banyak dilengkapi hotel bintang yang cukup besar untuk tempat konvensi.

Menurutnya, hotel bintang di Bali juga dilengkapi fasilitas konvensi dengan kapasitas sedang dan kecil. Ini bisa  dimanfaatkan kegiatan meeting baik diselenggarakan pemerintah, asosiasi internasional dan perusahaan berskala internasional.

Terkait penggarapan MICE, pelaku pariwisata Bali memang mendesak untuk segera membentuk Bali Convention Bureau (BCB). BCB harus dimiliki Bali agar MICE di Bali bisa ditangani secara profesional.

Yuniartha Putra menambahkan, dengan BCB bisa meyakinkan dunia internasional pariwisata Bali mempunyai tempat konvensi yang bisa diandalkan. BCB juga diperkuat tenaga profesional untuk melayani kegiatan MICE di Bali. (kup)

BAGIKAN