Libur Nataru, Bandara Ngurah Rai Layani 179 ”Extra Flight”

37

Mangupura (Bisnis Bali) – Selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani penerbangan tambahan (extra flight) sebanyak 179 penerbangan. Puncaknya terjadi pada dua hari menjelang Natal, yaitu 23 Desember 2018 dengan jumlah extra flight sebanyak 23 penerbangan.

Berdasarkan pencatatan yang dilakukan selama 12 hari, yakni 20-31 Desember 2018, jumlah penumpang yang keluar masuk Bali melalui Bandara Gusti Ngurah Rai mencapai 827.567 penumpang. Sementara jumlah pesawat yang melayani penerbangan sebanyak 5.482 pesawat. “Dipastikan sebagian besar yang datang ke Bali pada periode tersebut untuk menikmati libur Nataru. Kami mencatat ada kenaikan dalam statistik libur Nataru kali ini, masing-masing sebesar 21 persen untuk statistik penumpang dan 10,6 persen untuk jumlah pesawat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu,” kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, Kamis (3/1).

Ia mengatakan, jumlah penumpang yang datang ke Bali jauh lebih banyak dari angka penumpang di terminal keberangkatan. “Jumlah kedatangan penumpang di terminal domestik dan internasional mencapai 448.135 orang. Sementara untuk keberangkatan ada sebanyak 379.432 penumpang. Selisihnya cukup jauh,” katanya.

Selama libur Nataru ini, menurut Yanus, tanggal 23 Desember 2018 menjadi puncak arus kedatangan wisatawan ke Bali. Jumlah total kedatangan dari kedua terminal sebanyak 41.443 orang dalam satu hari tersebut. Dari jumlah tersebut, penumpang rute internasional menyumbang sebanyak 21.773 orang dan rute domestik sebanyak 19.670 orang.

“Dengan tingginya jumlah penumpang dan lalu lintas pesawat yang kami layani, kami berusaha untuk tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandara. Sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan yang disampaikan pada malam tahun baru, dengan status Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai pintu masuk wisatawan ke Bali, maka pelayanan kepada seluruh pengguna jasa harus senantiasa kami utamakan,” katanya. (dar)

BAGIKAN