Semarapura (Bisnis Bali) – Menjelang pergantian tahun, kegiatan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta tetap padat untuk mengabdi kepada masyarakat. Ada beberapa kegiatan yang dihadiri Bupati Suwirta bersama Ny. Ayu Suwirta di tiga kecamatan di Klungkung daratan.

“Ini adalah wujud pengabdian saya untuk selalu menemui masyarakat. Saya akan selalu berusaha membagi waktu untuk hadir meskipun hari libur dan jadwal yang padat,” ujar Bupati Suwirta.

Diawali menghadiri upacara pujawali di Pura Paibon Pemaksaan Budawage, Desa Penasan, Kecamatan Klungkung, serta piodalan di Pura Pasek Punduk Dawa, Kecamatan Dawan. Di kedua lokasi ini, Bupati Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta melakukan persembahyangan serta menghaturkan dana punia sebagai wujud srada bakti kepada para dewata yang berstana di masing-masing pura tersebut.

Setelah melakukan persembahyangan, dilanjutkan menghadiri HUT Sekeha Teruna (ST), yakni HUT ke-37 ST Swa Cipta Banjar Intaran Buug Desa Pikat Kecamatan Dawan, HUT ke-35 ST Tunas Bhakti Banjar Pande, Desa Dawan Klod Kecamatan Dawan serta HUT ke-13 ST Eka Satya Dharma Lestari Desa Satra.

Dalam setiap amanatnya, Bupati Suwirta meminta dukungan semua lapisan masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan, setelah dirinya dilantik menjadi Bupati Klungkung untuk periode II. Bupati Suwirta mengajak ST untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan, baik di desa maupun kabupaten.

Selain itu, anak-anak muda didorong untuk mempersiapkan diri dalam mengahadapi dampak dari bonus demografi, yakni jumlah lapangan kerja tidak akan sebanding dengan jumlah pencari kerja. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh penerapan teknologi robot pada 2020-2030. “Sebagai solusinya, Pemkab Klungkung tengah menyiapkan program entrepreneur masuk desa,” sebutnya.

Kepada para perbekel, Bupati Suwirta mengimbau untuk menganggarkan dana kegiatan ST masing-masing Rp 10 juta. Dengan dana tersebut, ST diharapkan menciptakan program-program yang berguna bagi komunitasnya.

 “Anggarkan dana untuk kegiatan mereka, rangkul ST untuk ikut membangun desa. Kita harus menciptakan generasi yang lebih baik dan hebat dari kita,” ujar Bupati Suwirta disambut tepuk tangan anggota ST.

Tidak lupa Bupati Suwirta mensosialisasikan tentang Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Para bendesa didorong segera membuat perarem supaya tidak menyuguhkan rokok saat pelaksanaan upacara adat. Bendesa berhak menegur warganya yang merokok di tengah kegiatan atau keramaian. Bupati Suwirta juga menyempatkan hadir pada acara Gebyar BUMDES Kerta Laba dan Syukuran Desa Dawan Kaler Kecamatan Dawan. (dar)

BAGIKAN