Aset Keseluruhan Capai Rp 2,1 Triliun, LPD di Buleleng Optimis Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

12

Singaraja (Bisnis Bali) – Perkembangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Desa Pakraman di Provinsi Bali hingga saat ini cukup pesat. Jika dicermati, perkembangan LPD di Bali sangat menggembirakan tak terkecuali di Kabupaten Buleleng. LPD di kabupaten terluas di Bali  ini diharapkan mampu menopang perekonomian masyarakat krama desa dengan program peningkatkan kualitas produk dan pelayanan tak terkecuali kegiatan audit yang dilaksanakan rutin oleh Lembaga Pemberdayaan – Lembaga Perkreditan Desa (LP-LPD).

Koordinator LP-LPD Kabupaten Buleleng Drs. I Nyoman Indrayasa mengungkapkan, secara keseluruhan kegiatan audit kepada seluruh LPD di Buleleng pada 2018 dapat berjalan sesuai harapan. Sejauh ini dari data keuangan di masing – masing LPD terlihat persentase antusiasme krama desa atau masyarakat cenderung mengalami peningkatan tiap tahunnya.

“Kepercayaan masyarakat terhadap LPD dipandang makin baik terbukti aset untuk di Kabupaten  Buleleng sudah mencapai Rp 2,1 triliun,” ungkapnya.

Namun di tahun selanjutnya pihaknya berharap  secara operasional, LPD mampu lebih efisien seperti pemberian bunga tabungan dan deposito di atas 1 persen serta analisa kredit agar tetap berpegangan pada prinsip kehati – hatian.

Begitu juga dengan badan pengawas internal agar lebih memahami tugas dan fungsingnya untuk kemajuan LPD serta perekonomian masyarakat Desa.  “Harapannya di tahun 2019 dan seterusnya perkembangan LPD akan semakin baik,” imbuhnya. (ira)

BAGIKAN