IHGMA dan Diparda Yakinkan Pasar, Bali Terapkan Standar CHSE

 

Denpasar (Bisnis Bali.com)-
Pandemi covid-19 betul-betul berdampak pada penurunan sektor pariwisata Bali. Ketua DPD IHGMA Bali, Dr. Yoga Iswara, BBA., BBM., MM., CHA mengatakan untuk mengembalikan kepercayaan dunia akibat pandemi covid-19 IHGMA bersama Diparda Bali antara lain meyakinkan pasar, Bali menerapkan standar Clean, Hygiene, Safety & Environment Sustainability (CHSE).

Diungkapkannya, IHGMA bersama Dinas Pariwisata Bali menyelenggarakan International Conference.International Conference dengan mengusung topik “Bali Bounce-Back :
Redefining Our International Market” yang diselenggarakan pada Sabtu, (28/11) via online.
Kegiatan konferensi ini merupakan bagian dari kesiapan pelaku industri pariwisata beserta stakeholder dalam menuju dibukanya kembali border dan jalur internasional setelah sekian bulan lamanya tidak beroperasi dikarenakan Pandemi Covid-19.
Sebagi Keynote Speaker, Nia Niscaya (Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf /Baparekraf). Guest Speakers, Ir. I Putu Astawa, M.MA.(Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali) serta I Gusti Agung
Ngurah Suryawijaya, SE., MBA. (Wakil Ketua Tim Percepatan & Pemulihan Pariwisata Bali). Turut sebagai
Moderator adalah Fransiska Handoko, CHA., CHIA., CHRM & Angga Adiguna, CHA dan sebagai Chairman of The Organizing Committee Theresia Elena.
Yoga menjelaskan international conference dilakukan melalui sistem daring ini, dan melibatkan narasumber handal yang mewakili market internasional. Ini diantaranya adalah perwakilan dari pasar mancanegara seperti China, Jepang, Australia, Malaysia, India,
Belanda, German, Filipina, Rusia, Mesir, dan juga Denmark.
Yoga Iswara memaparkan dengan mengundang perwakilan Travel Agent dari mancanegara, diharapkan Bali dapat meredefinisi market sesuai dengan kondisi New Normal. Ini sekaligus menerima feedback terkait kesiapan pariwisata
Bali pada khususnya berdasarkan sudut pandang negara-negara yang sebagaimana sebelumnya telah menjadi negara dengan pengunjung terbanyak ke Bali.
Menurutnya, poin positif yang menjadi landasan kuat para wisatawan mancanegara akan tetap memilih Bali sebagai destinasi wisata dunia. Konferensi secara virtual juga menjadi ajang promosi, dan tetap memperkenalkan Bali ke dunia dan memberikan gambaran serta peluang lebih besar kepada warga negara-negara potensial untuk mengunjungi Bali.
Sebagai upaya agar Bali tetap menjadi destinasi utama bagi pengunjung mancanegara, menurut Yoga Iswara, IHGMA DPD Bali akan tetap mengupayakan pengimplementasian pelaksanaan tatanan kehidupan era baru bersama pemerintah daerah provinsi Bali. Ini juga diikuti penerapan program kementerian pariwisata melalui kegiatan sertifikasi CHSE bagi hotel-hotel dan sektor pariwisata di Bali lainnya. Selain sebagai standarisasi protokol kesehatan, hal ini juga sebagai
bagian dari “gaining trust” terhadap tamu-tamu wisatawan yang akan berkunjung ke Bali nantinya.
Yoga Iswara menambahkan tekad kuat IHGMA DPD Bali untuk menjaga keselamatan, kesehatan, kebersihan,
dan kenyamanan semua orang yang terkait dengan sektor perjalanan dan wisata, mulai dari pebisnis dan wisatawan hingga pekerja perhotelan serta insan pariwisata lainnya. Dengan penerapan CHSE, Bali semakin siap
menyambut kembali kedatangan wisatawan mancanegara dalam waktu dekat.*kup

BAGIKAN