IB Ardha, Waspadai Penipuan

DI tengah pandemi Covid-19, pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah mulai berjalan sejak beberapa bulan lalu.

DI tengah pandemi Covid-19, pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sudah mulai berjalan sejak beberapa bulan lalu. Meski demikian, masyarakat diimbau waspada terhadap penipuan yang berkedok jasa penyalur tenaga kerja ke luar negeri. Untuk itu penting bagi masyarakat agar mengecek kembali informasi yang didapatkan

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan ESDM Provinsi Bali IB Ardha, saat disinggung soal kasus penipuan calon PMI beberapa hari lalu. “Sebelum mempercayai informasi yang didapatkan, baiknya konfirmasi dulu pada kami, apakah benar perusahaan itu ada. Datanya (perusahaan) itu ada di dinas kabupaten/kota ataupun provinsi, sehingga bisa kita cek,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan beberapa PMI sudah ada yang kembali bekerja. Berdasarkan catatan yang dimiliki, ada sekitar 3.881 PMI Bali yang sudah bekerja kembali. “Peluang kerja ke luar negeri di tengah pandemi ini terbuka. Dari data yang di-update sudah ribuan yang berangkat,” ujarnya.

Ardha mengatakan, sesuai dengan Pergub Nomor 12 Tahun 2021 tentang Sistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Krama Bali, PMI yang akan bekerja kembali wajib untuk meng-update data dirinya di Disnaker. Dari data yang di-update tersebut, dia mengatakan sudah ribuan PMI yang kembali bekerja. *wid

BAGIKAN