I Wayan Sumandia, Buka Pariwisata Internasional  

DALAM upaya menyelamatkan pariwisata Bali dari keterpurukan yang sudah terjadi lebih dari 10 bulan, dibukanya keran pariwisata mancanegara menjadi satu-satunya cara yang diharapkan oleh pelaku pariwisata.

DALAM upaya menyelamatkan pariwisata Bali dari keterpurukan yang sudah terjadi lebih dari 10 bulan, dibukanya keran pariwisata mancanegara menjadi satu-satunya cara yang diharapkan oleh pelaku pariwisata. Sebab, pariwisata Bali sangat bergantung dari wisatawan mancanegara.

Salah seorang pengelola resort, I Wayan Sumandia, mengatakan harapannya hanya satu dan menjadi harapan pelaku pariwisata lainnya, yaitu segera buka kedatangan internasional khususnya wisatawan. “Semoga border (kedatangan internasional) Bali untuk warga negara asing (WNA) khusunya turis cepat dibuka karena Bali hanya akan bisa normal dari sisi ekonomi apabila border dibuka,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dibukanya pariwisata mancanegera mesti dibarengi dengan pemberlakuan pengawasan yang ketat dalam hal penerapan protokol kesehatan, terutama di semua pintu masuk Bali baik udara, darat maupun laut. “Untuk akomodasi, saya yakin hampir sebagian besar hotel  yang ada di Bali sudah menjalankan standar prokes yang ketat karena kami sudah melewati beberapa sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety and Enviroment Sustaonability), baik melalui Dinas Pariwisata, kementerian maupun swasta,” ujarnya.

Ia mengharapkan pemerintah daerah memberikan prioritas khusus untuk DTW dan komponen pariwisata lainnya sehingga standar prokes diterapkan dengan baik dan disiplin sebelum border dibuka. “Intinya, menurut saya pribadi kita harus berani mengambil sikap dan risiko. Kalau kita terus menunggu dan menunggu apalagi berharap Covid-19 benar benar hilang dari masyrakat akan sangat lama prosesnya. Daripada kita menunggu sesuatu yang tidak pasti, kenapa kita tidak ambil risiko tersebut dengan catatan prokes harus benar-benar diawasi dengan ketat,” terangnya.

Menurutnya, kesehatan memang sangat penting dalam menjalankan sebuah proses kehidupan dan berusaha. Namun, apabila kesehatan tidak dibarengi dengan adanya perekonomian yang sehat, mustahil bisa menjaga kesehatan dengan baik. *wid

BAGIKAN