I Putu Eka Jayantara, Kembangkan Wisata Religi, Alam dan Tubing

DESA Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan kebut kembangkan desa wisata baru. Sekarang tinggal menunggu sertifikat desa wisata secara resmi dari Dinas Pariwisata Tabanan, dan rencana Oktober mendatang wisata baru sudah bisa dinikmati di Desa Cau Belayu.

DESA Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan kebut kembangkan desa wisata baru. Sekarang tinggal menunggu sertifikat desa wisata secara resmi dari Dinas Pariwisata Tabanan, dan rencana Oktober mendatang wisata baru sudah bisa dinikmati di Desa Cau Belayu.

Perbekel Desa Cau Belayu, I Putu Eka Jayantara mengungkapkan, pengembangan yang dibantu pihak ketiga ini akan menawarkan sejumlah tempat wisata. Yakni  wisata religi dan wisata alam. Wisata religi yang ditawarkan adalah tempat melukat di Beji Langse kawasan Banjar Seribupati, Desa Cau Belayu sebagai bagian dari Pura Luhur Pucak Geni yang merupakan pura Kahyangan Jagat. Sementara untuk wisata alam akan ditawarkan wisata Ai Terjun Pengempu dan wisata tubing.

“Persiapan pengembangan desa wisata tinggal menunggu lisensi dari Dinas Pariwisata terkait dengan SK Desa Wisata. Sambil menunggu terbit, saat ini tengah memperkuat lembaganya. Kami juga masih mempersiapkan SDM dengan mengikutkan dalam sejumlah bimtek,” tuturnya.

Jelas Eka, promo pengembangan wisata di Desa Cau Belayu sudah dilakukan sejak 2019 sampai sekarang. Namun karena belum mengantongi SK, maka dalam manajemen pengelolaan belum bisa digarap secara maksimal.

Sambungnya, wisata tubing sengaja ditambahkan karena satu jalur dengan wisata Air Terjun Pengempu yang memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Bagi yang suka tubing secara otomatis bisa menikmati air terjun, sedangkan yang hanya ingin menikmati keasrian Air Terjun Pengempu juga masih bisa.

“Oktober nanti wisata tubing sudah bisa dicoba hanya saja dengan jumlah terbatas” ujarnya. Diakui Jayantara, meskipun Oktober mendatang wisata sudah bisa beroperasi namun belum didukung dengan infastruktur. Sebab anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk infrastruktur di 2020 digeser untuk penanggulangan Covid-19. Infrastruktur yang rencananya dibangun seperti ruang ganti, toilet, loket, pengadaan tempat sampah, dan sejumlah gazebo sebagai tempat beristirahat para pengunjung.

“Mudah-mudahan pertengahan 2021 infrastruktur yang bersumber dari dana desa bisa rampung sehingga Desa Wisata di Cau Belayu bisa dikembangkan dengan sarana yang lengkap,” tandasnya.*man

BAGIKAN