I Made Mahayastra, Kelola Dana Hibah

PEMBERIAN dana hibah pariwisata oleh pemerintah pusat merupakan bagian dari rencana pemulihan ekonomi nasional (PEN).

PEMBERIAN dana hibah pariwisata oleh pemerintah pusat merupakan bagian dari rencana pemulihan ekonomi nasional (PEN). Menurut Bupati Gianyar I Made Mahayastra, penyaluran dana hibah pariwisata sebagai strategi percepatan dalam membantu pengusaha hotel dan restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial.

Dikatakannya, pemerintah kabupaten/kota telah kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak hotel dan restoran akibat  tidak adanya pergerakan pariwisata sebagai imbas pandemi Covid-19. Wilayah penerima dana hibah pariwisata harus setidaknya memiliki 15 persen porsi PAD 2019 dari penerimaan pajak hotel dan restoran. Ini termasuk dalam 10 destinasi super prioritas, memiliki destinasi branding  dan masuk daftar 100 acara tahunan pariwisata.

Mahayastra mengungkapkan, pengusaha hotel dan restoran juga bagian dari pahlawan pembangunan. Pajak yang dibayarkan oleh hotel dan restoran yang ada di Gianyar, maka pembangunan di Kabupaten Gianyar tetap bisa berjalan. “Tanpa adanya pajak PHR, tanpa anggaran,  pemerintah sulit berbuat dan membangun Gianyar,” ucapnya.

Ia menyampaikan terima kasih karena pengelola hotel dan restoran tidak melakukan pemecatan terhadap pegawainya di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 saat ini. “Saya harap pengelola hotel dan restoran penerima hibah mempergunakan bantuan yang diberikan sebaik-baiknya untuk dapat tetap beroperasi. Utamakan akuntabilitas dalam pengelolaannya,” pungkas Mahayastra. *kup

BAGIKAN