I Gede Susila,  Perketat Perayaan Nyepi

PEMERINTAH Kabupaten Tabanan akan memperketat perayaan hari raya Nyepi pada 14 Maret mendatang.

PEMERINTAH Kabupaten Tabanan akan memperketat perayaan hari raya Nyepi pada 14 Maret mendatang. Langkah tersebut mengacu pada Surat Edaran Majelis Desa Adat Provinsi Bali dengan alasan yang jelas karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pada perayaan Nyepi tahun 2020 juga dilakukan hal serupa dengan harapan Nyepi kali ini bisa berjalan dalam keadaan normal. “Tetapi nyatanya sampai saat ini kita tidak bisa prediksi sampai kapan pandemi Covid-19 akan berlangsung,” tutur Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila.

Atas kondisi tersebut, pihaknya minta kepada seluruh pihak terkait agar bekerja keras untuk mengoptimalkan penanggulangan penyebaran pandemi Covid-19 di wilayah masing-masing. Di samping itu, semua pihak selalu melakukan introspeksi diri dan menyiapkan diri menjalankan langkah-langkah antisipasi, sehingga apa yang diharapkan bersama bisa dicapai.

Menurutnya, kondisi saat ini sangat perlu penanganan serius agar tidak terus-menerus merusak semua sektor perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak mesti melakukan pengetatan-pengetatan sesuai surat edaran baik dari pemerintah pusat maupun Provinsi Bali. Ini demi mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Tabanan dan khususnya umat Hindu yang merayakan Nyepi Tahun Caka 1943 serta terciptanya situasi aman dan kondusif  di wilayah hukum Polres Tabanan.

Sasaran pengamanan adalah orang dan benda. Unsur orang di antaranya masyarakat yang melaksanakan melasti, tawur kesanga dan Nyepi, pelaku perorangan atau kelompok tertentu, residivis atau pelaku kejahatan lainnya yang memanfaatkan momen hari raya untuk memicu terjadinya SARA  dan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Sementara unsur benda di antaranya senpi, amunisi, bom, petasan, mercon, kembang api, meriam bambu, sajam dan bahan kimia berbahaya lainnya, berbagai jenis minuman keras, kendaraan roda dua, roda empat dan jenis kendaraan lainnya yang dapat menimbulkan laka lantas. *man

BAGIKAN