Hibah Pariwisata di Tabanan Masuki Administrasi Final

Usai melakukan tahapan verifikasi lapangan terhadap calon penerima hibah bagi pelaku akomodasi pariwisata khususnya hotel dan restoran,

Tabanan (bisnisbali.com) –Usai melakukan tahapan verifikasi lapangan terhadap calon penerima hibah bagi pelaku akomodasi pariwisata khususnya hotel dan restoran, kini tahapan penyaluran hibah pariwisata di Kabupaten Tabanan masuk pada proses administrasi final dan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Dari data Dinas Pariwisata Tabanan, calon penerima hibah tercatat ada 153 usaha, yang sekaligus akan dibuatkan SK penetapan.

“Minggu ini kami akan kembali memanggil calon penerima hibah secara bertahap sebagai tahapan administrasi final, SK penetapan sekaligus rencana di sejumlah titik akan dilakukan penandatanganan NPHD. Sebab waktunya sangat mepet,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, I Gede Sukanada, Minggu (15/11).

Dia mengatakan, dari pemanggilan sebelumnya dan penyampaian estimasi dana yang didapat masing-masing pelaku usaha dari total 153 calon penerima hibah yang bersumber dari 70 persen alokasi hibah pariwisata, tercatat ada dua usaha yang mengembalikan hibah tersebut. Terhadap hal tersebut, tetap akan dilakukan penetapan SK sejumlah 153, namun hibah yang dikembalikan tersebut akan dikembalikan ke kas negara. Begitupun selanjutnya, jika ada penambahan lagi usaha yang tidak mengambil hibah, maka tetap dana yang tidak diterima tersebut akan dikembalikan ke kas negara.

Jelas Sukanada, saat ini tahapan verifikasi calon penerima hibah sudah selesai dilakukan di semua kecamatan di Tabanan. Selanjutnya mulai Senin (16/11) hari ini, akan masuk pada tahapan administrasi final dan penandatanganan NPHD. Penandatanganan NPHD tersebut sekaligus para calon penerima hibah ini akan diinformasikan terkait besaran nominal final yang didapat dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

“Jika nanti seandainya ada tambahan calon penerima hibah tidak berkenan untuk mengambil jatah yang diberikan, kami tidak akan mempermasalahkan. Sebab kami hanya sebagai yang memfasilitasi, mengingatkan, dan menyampaikan informasi bahwa mereka berhak,” kilahnya.

Usai tahapan penandatanganan NPHD, maka calon penerima hibah pariwisata hanya tinggal menunggu saja bantuan tersebut cair, sambil mempersiapkan pertanggungjawaban. Sebab saat hibah tersebut sudah masuk ke kas daerah, dana tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing calon penerima hibah melalui Bakeuda Tabanan. *man

BAGIKAN