Harga Gabah Anjlok, Beras Tetap Stabil

Memasuki musim panen yang telah diikuti dengan turunnya harga gabah kualitas gabah kering panen (GKP) di tingkat petani hingga menyentuh patokan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), ternyata tak menyebabkan harga beras turun.

MONITORING - Monitoring harga di pasar tradisional yang dilakukan Disperindag Tabanan.

Tabanan (bisnisbali.com) – Memasuki musim panen yang telah diikuti dengan turunnya harga gabah kualitas gabah kering panen (GKP) di tingkat petani hingga menyentuh patokan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), ternyata tak menyebabkan harga beras turun. Harga beras di pasar tradisional di Kabupaten Tabanan tak berubah.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan, hasil monitoring harga pada Senin (22/3), mencatat harga beras kualitas super masih tetap diperdagangkan di level Rp 12.000 per kg sedangkan, beras kualitas medium stabil di kisaran Rp 11.000 per kg.

Stabilnya harga ini juga terjadi pada bawang merah dan cabai besar yang sebelumnya mengalami lonjakan. Saat ini, harga bawang merah kualitas I mencapai Rp 30.000 per kg, bawang merah kualitas II seharga Rp 27.000 per kg, sedangkan cabai merah besar stabil di level Rp 35.000 per kg.

Kepala Seksi Pengendalian dan Penyaluran Ekspor Impor Disperindag Tabanan, Nurhayati, S.E., M.Si., mengungkapkan, pada perdagangan awal pekan Disperindag Tabanan mencatat sebagian besar harga bahan pangan di pasar tradisional di Tabanan berada dalam kondisi stabil, tidak terkecuali terjadi pada beras yang tengah memasuki musim panen saat ini. Harga beras yang stabil ini dipicu masih adanya stok di tingkat pedagang dari pembelian sebelumnya, sehingga harga beras pembelian sebelumnya tersebut kemungkinan belum menyesuaikan dengan kondisi panen saat ini. “Beras kan memang komoditi yang bisa distok lebih lama dari komoditi lainnya, sehingga itu memungkinkan membuat harganya untuk tetap stabil saat ini,” tuturnya.

Kondisi harga beras ini berbanding terbalik dengan harga cabai merah kecil yang kenaikannya terus berlanjut di awal pekan ini. Dia menyebut, saat ini harga cabai merah kecil kualitas I di pasaran sudah naik lagi menjadi Rp 125.000 per kg atau naik Rp 5.000 per kg pada perdagangan akhir pekan lalu.

Selain cabai merah kecil, lonjakan harga juga terjadi pada wortel yang naik menjadi Rp 15.000 per kg atau naik Rp 2.000 per kg dari sebelumnya dan kol naik menjadi Rp 7.000 per kg atau naik Rp 1.000 per kg dari posisi sebelumnya. Menurutnya, kenaikan harga tersebut dipicu oleh kendala pasokan barang dari luar Bali yang mengalami gangguan distribusi akibat cuaca buruk ditandai dengan hujan, sehingga kebutuhan pasar hanya terpenuhi oleh hasil dari produksi petani lokal yang juga tengah mengalami penurunan produksi akibat serangan hama atau penyakit pada tanaman saat ini. *man

BAGIKAN