Giliran Wakil Ketua DPRD Nengah Sumardi, Serahkan APD di Datah

Setelah Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana memberikan edukasi dan menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) di Desa Datah,  Kecamatan Abang, Karangasem,

SERAHKAN APD - Wakil Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi (tengah kanan), menyerahkan APD kepada Satgas  di Desa Datah, Karangasem.

Amlapura (bisnisbali.com) –Setelah Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana memberikan edukasi dan menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) di Desa Datah,  Kecamatan Abang, Karangasem, menyusul  Wakil Ketua DPRD I Nengah Sumardi, menyerahkan bantuan serupa pada satgas penanggulangan covid di Desa Datah.

Sumardi asal desa penghasil salak Sibetan itu,   didampingi anggota DPRD Karangasem I Nyoman Mardana Wimbawa, anggota Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan Kecamatan Abang serta kader Golkar  asal desa setempat I Made Budi Sugianto. Rombongan  itu berkunjung ke Desa Datah, guna menyerahkan bantuan APD berupa ratusan masker dan puluhan hand sanitizer yang dilakukan Nengah Sumardi dan I Nyoman Mardana Wimbawa. Sumardi mengatakan, bantuan itu  sebagai bentuk kepedulian terhadap perlawanan penyebaran wabah Covid- 19.

Bantuan APD diterima Ketua Satgas Tepadu Desa Datah yang juga Perbekel Desa setempat I Gede Arta dan Ketua Satgas Gotong Royong Desa Adat Datah I Gede Dateng Atmaja, dan disaksikan Babinkamtibmas desa yang wilayahnya kering itu I Nyoman Putu, asal Desa Ababi.

Di depan Satgas, Nengah Sumardi sempat menanyakan kondisi di Datah sampai kemarin. Tokoh dari Desa Sibetan itu juga memberikan sosialisasi terkait protokol kesehatan dalam menghadapi wabah Covid 19. Dengan kesigapan Satgas diharapkan penyebaran Covid-19 tidak meluas lagi. Sumardi meminta satgas  atau gugus tugas sesuai fungsinya  agar mengecek kesehatan pekerja migrant indoensia (PMI)  agar tidak ada pandangan masyarakat PMI membawa penyakit.

Upaya  saling memahami dibangun di masyarakat, di mana PMI juga harus disiplin mengikuti ketentuan pemerintah dalam menghindari penyebaran covid ini, tujuannya  untuk menyelamatkan keluarga dan menyelamatkan warga lingkungan dan PMI itu sendiri. ‘’PMI merupakan aset yang sudah banyak membantu dalam pembangunan desa atau daerah. Semoga tidak ada penambahan warga yang kena covid lagi,’’ kata Sumardi. *adv

BAGIKAN