Gianyar Berlakukan PTM Taat Prokes

Kabupaten Gianyar memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen mulai Senin (22/3)

PTM - Mengawali penerapan PTM, siswa diwajibkan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Gianyar (bisnisbali.com) –Kabupaten Gianyar memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen mulai Senin (22/3) kemarin. Dalam PTM ini  siswa diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar  I Wayan Sadra  mengatakan, PTM 50 persen secara teknis mengatur jumlah siswa dalam kelas. Setiap kelas yang jumlah siswanya lebih dari  20 orang dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama belajar pukul 07.30 sampai 09.30 dan sesi kedua pukul 10.00 hingga 12.00 Wita. Sementara kelas yang jumlah siswanya kurang dari 20 siswa belajar sampai pukul 12.00. Teknis pengaturan PTM 50 persen disesuaikan oleh sekolah masing-masing.

Dipaparkannya, siswa yang mengikuti PTM 50 persen wajib taat prokes. Ini meliputi cek suhu tubuh, wajib memakai masker dan menjaga jarak. “Sekolah sudah siap menerapkan prokes, tinggal penerapannya saja. Dalam PTM 50 persen secara teknis sudah diatur kantin tutup. Praktis siswa tidak ada jam istirahat,” tegasnya.

Penerapan PTM 50 persen ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan TA 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19. “Berdasarkan SE Bupati, teknisnya kami di Dinas Pendidikan yang mengedarkan,” tambahnya.

Mulai hari pertama sampai ketiga masuk sekolah, para guru masih melatih siswa persiapan menerapkan PTM secara efektif. Awal kegiatan PTM mencakup bersih-bersih kelas, mengatur jarak tempat duduk, kesiapan kelengkapan protokol kesehatan seperti wastafel, thermogun, hand sanitizer dan disinsfektan serta mengefektifkan Satgas Covid-19 sekolah.

Wayan Sadra menyampaikan, di Kabupaten Gianyar terdapat 297 SD negeri dan swasta serta 43 SMP negeri  dan swasta. Sekolah ini dibimbing hampir 5 ribu lebih guru  PNS dan non-PNS. Terkait vaksinasi guru untuk mendukung PTM, Disdik sudah melakukan koordinasi efektif dengan Dinas Kesehatan. Saat ini 60 persen guru di Gianyar telah mengikuti vaksinasi, sedangkan 40 persen lagi secepatnya akan divaksinasi. “Data guru yang belum divaksin  sudah siap dan lengkap, tinggal  jadwal divaksin saja,” tegasnya. *kup

BAGIKAN