Geliatkan Hunian Hotel di Bali

Ajang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) diharapkan dapat menggeliatkan pariwisata Bali di pengujung tahun 2019

BERLIBUR - Wisatawan yang berlibur di sebuah hotel di Bali.

Denpasar (bisnisbali.com)- Ajang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) diharapkan dapat menggeliatkan pariwisata Bali di pengujung tahun 2019. Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa Senin (23/12) mengatakan Nataru ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat hunian hotel pada Desember 2019.

Desember masuk dalam masa low season kunjungan wisatawan ke Bali. Menginjak akhir Desember kunjungan wisatawan ke Bali diharapkan mengalami peningkatan dengan adanya momen perayaan Nataru.
Ia menjelaskan Lonjakan hunian hotel di bulan Desember akan terlihat memasuki hari raya Natal sampai perayaan Tahun Baru 2020. Setelah perayaan Tahun Baru kunjungan wisatawan ke Bali akan kembali relatif menurun karena Januari juga masuk dalam bulan low season.

Jumlah kamar hotel di Bali mencapai 146 ribu kamar. Awal Desember akupansi hotel berkisar di bawah rata-rata 60 persen. Masa liburan Natal dan Tahun Baru tingkat hunian hotel di Bali diprediksi masih berada di kisaran rata-rata 65 persen.

Wisatawan yang mengisi liburan akhir tahun di antara wisatawan domestik (wisdom). Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) masih didominasi wisatawan Tiongkok, Australia, India, Eropa (Inggris dan Prancis), Amerika, Jepang dan pasar mancanegara lainnya.
Putu Astawa menambahkan kunjungan Wisman Januari sampai Oktober 2019 ke Bali mencapai 5,2 juta wisatawan. Kedatangan Wisman memasuki perayaan Nataru diharapkan bisa mendongkrak target kunjungan wisman ke Bali sehingga bisa melampaui 6,3 juta wisatawan. *kup

BAGIKAN