Garap Wisdom, Harapan Positif untuk Pariwisata Bali

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyebutkan, setiap tahunnya ada sekitar 11 juta hingga 12 juta warga Indonesia yang berwisata ke luar negeri.

 Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace)

Denpasar (bisnisbali.com)-Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyebutkan, setiap tahunnya ada sekitar 11 juta hingga 12 juta warga Indonesia yang berwisata ke luar negeri. Jika Bali bisa menggarap setengahnya, akan sangat positif bagi pemulihan sektor pariwisata. Untuk itu promosi untuk pariwisata Bali harus terus dilakukan, salah satunya melalui Work From Bali (WFB).

Hal tersebut diutarakannya saat didaulat menjadi pembicara kunci pada acara Meet and Greet Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) se-Indonesia yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (2/6). Wagub Cok Ace yang juga selaku Ketua PHRI Bali mengajak BPPD se-Indonesia bersatu membuat terobosan dalam menggarap wisdom. Langkah ini sangat penting agar sektor pariwisata tak makin terpuruk. “Kita jaga optimisme pelaku pariwisata, semangat mereka tak boleh padam. Jika semangat mereka sampai padam, akan terjadi kerusakan permenan yang akan sangat sulit diperbaiki,” ujarnya pada acara bertajuk “Kolaborasi BPPD untuk Kebangkitan Pariwisata Indonesia” yang diikuti perwakilan BPPD se-Indonesia yang terhubung secara daring.

Masih terkait dengan upaya pemulihan pariwisata Bali, Cok Ace mengatakan, Kemenko Maritim dan Investasi juga mengagas program Work From Bali. Kendati belum signifikan berpengaruh pada tingkat hunian kamar hotel di Bali yang jumlahnya mencapai 150 ribu, menurutnya upaya ini patut diapresiasi. “Paling tidak, kita menunjukkan kepada wisatawan bahwa Bali masih nyaman untuk dikunjungi. Ini penting untuk memulihkan kepercayaan wisatawan, khususnya domestik,” imbuhnya.

Pada bagian lain, Panglingsir Puri Ubud ini menyampaikan terima kasih atas perhatian yang begitu besar dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Perhatian itu antara lain ditunjukkan dengan intensnya kunjungan sejumlah menteri untuk melihat langsung kondisi Bali. Wagub Cok Ace berharap, kunjungan sejumlah menteri ini menjadi angin segar bagi pariwisata Bali, khususnya dalam menggenjot pasar domestik.

Terkait dengan pemulihan pariwisata yang sejalan dengan upaya pengendalian penyebaran Covid-19, Cok Ace mengatakan, Pemprov Bali menempuh langkah strategis diantaranya pelibatan desa adat melalui pembentukan posko gotong royong dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan. Yang membanggakan, merujuk hasil survei Kementerian Kesehatan, Bali dinobatkan sebagai provinsi paling taat pakai masker. Selain peningkatan disiplin penerapan prokes, Bali juga menggenjot program vaksinasi Covid-19 yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Berpatokan pada standar WHO yang mensyaratkan 70 persen penduduk di suatu wilayah harus sudah mendapat vaksin dosis lengkap untuk membentuk herd immunity, Guru Besar ISI Denpasar ini menyebut capaian Bali sudah hampir 50 persen. “Jumlah penduduk Bali 4,32 juta, 70 persen dari jumlah tersebut berkisar pada angka 3 jutaan. Data per hari ini, hampir 50 persen dari jumlah tersebut sudah memperoleh vaksinasi Covid-19,” terangnya. *wid

BAGIKAN