Garap Peluang dengan Dukungan Teknologi Digital

Berwirausaha menjadi pilihan sebagian orang di tengah pandemi Covid-19, terlebih dengan cukup banyaknya PHK yang terjadi khususnya di Bali.

ONLINE - Pemasaran produk secara online menjadi andalan pengusaha di masa pandemi Covid-19.

Denpasar (bisnisbali.com) – Berwirausaha menjadi pilihan sebagian orang di tengah pandemi Covid-19, terlebih dengan cukup banyaknya PHK yang terjadi khususnya di Bali. Jika diperhatikan, ada banyak peluang di dunia usaha saat ini dan tentunya dukungan teknologi digital menjadi hal penting.

Pemerhati ekonomi dan pembina wirausaha dari Falkutas Ekonomi Universitas Udayana, Sayu Ketut Sutrisna Dewi mengatakan, beberapa usaha bisa diambil baik di bidang jasa ataupun barang utamanya yang berhubungan dengan kesehatan, pendidikan dan pangan. “Karena hal itu yang menjadi skala prioritas dan saat ini di tengah perlemahan ekonomi kebanyakan masyarakat memikirkan yang menjadi skala prioritas,” ungkapnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, dengan adanya pembatasan-pembatasan yang ada, namun tetap kerja dari rumah, memungkinkan adanya kebutuhan-kebutuhan tertentu yang bisa dijadikan peluang. Seperti halnya jasa pesan antar atau jasa belanja yang tidak sedikit orang di tengah pandemi Covid-19 ini membutuhkannya, karena terbatasnya gerak dan waktu untuk ke luar rumah. Termasuk juga membuka tempat bekerja dengan fasilitas internet (co-working space) bagi orang-orang yang membutuhkan jaringan lancar tanpa harus menghabiskan kouta. “Hal ini sudah mulai dilirik bagi yang memiliki tempat yang tidak terpakai, bisa difungsikan,” terangnya.

Demikian dari sisi barang (produk) dengan melihat kebutuhan yang menjadi skala prioritas, banyak peluang yang bisa digarap. Misalnya, dari sisi kesehatan bisa memproduksi atau memasarkan masker, hand sanitizer termasuk minuman tradisional atau jamu. Kemudian dari sisi pangan, selain makanan sehat dan terjangkau, menawarkan makanan unik atau makanan khas memiliki peluang karena tidak sedikit orang yang menginginkan hal baru.

Sutrisna Dewi menegaskan, peluang usaha yang dimaksud tidak mengharuskan seseorang untuk memproduksi produk tertentu, namun bisa memanfaatkan produk orang lain atau tenaga kerja orang lain. Hal ini tidak akan mengharuskan ke luar modal besar serta terpenting yaitu dukungan teknologi digital dan layanan internet.

Menurutnya, digitalisasi adalah peluang dan cara yang sangat bagus di tengah pandemi Covid-19. Pengusaha pemula bisa memanfaatkan berbagai media sosial ataupun marketplace yang ada. Tidak harus yang berbayar namun bisa disesuaikan dengan target pasar yang dimiliki.

“Media sosial ataupun marketplace memiliki target market tersendiri. Misalnya Instagram yang lebih kepada anak muda, kita sesuaikan dengan produk yang kita jual apakah untuk anak-anak muda atau bagaimana,” imbuhnya. *wid

BAGIKAN