Forum TJSP Badung Gelar Seminar dan Gathering Pemkab Ajak Perusahaan Sinergi Wujudkan Kesejahteraan Bersama

"Peran serta pengusaha dalam pembangunan berintegritas di Kabupaten Badung

SEMINAR - Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan saat membuka Seminar dan Gathering TJSP di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (12/12).

Mangupura (bisnisbali.com) – Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Badung menggelar Seminar dan Gathering TJSP di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (12/12). Seminar TJSP yang mengangkat tema “Peran serta pengusaha dalam pembangunan berintegritas di Kabupaten Badung” ini dibuka Bupati Badung diwakili Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan dengan pembicara utama Ketua PHRI Badung I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya.

Ketua TJSP Badung I Gede Suarsa mengatakan, Forum TJSP Badung sesungguhnya sudah ada sejak 2013 lalu sesuai Perda Badung No. 6 tahun 2013 tentang TJSP dan Perbup. No. 83 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan TJSP di Badung. Namun tahun 2018 pembentukan struktur forum TJSP baru terbentuk susunan pengurus periode 2018-2022. Namun sampai saat ini Forum TJSP Badung belum berbadan hukum dan diharapkan dapat difasilitasi agar Forum TJSP dapat berbadan hukum guna memperkuat fungsi organisasi.

Dijelaskan, seminar dan gathering bertujuan menyamakan pemahaman tentang pelaksanaan TJSP di Badung antara eksekutif dengan stakeholder. Selain itu meminta masukan dari para pelaku usaha/perusahaan tentang bentuk-bentuk bantuan TJSP/corporate social responsibility (CSR) yang dapat dilaksanakan, serta langkah-langkah ke depan untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan sumber dana dari TJSP/CSR.

Sementara sambutan Bupati Badung yang disampaikan Asisten Cok. Raka Darmawan berharap melalui kerja sama dengan perusahaan akan dapat melakukan lebih banyak hal positif dalam upaya membangun dan mensejahterakan masyarakat Badung. Dijelaskan, program Badung adalah membangun bali dari pinggiran, dengan tagline “Badung Angelus Buana”, Badung berbagi dari Badung untuk Bali. Konsep ini merupakan cerminan dari napas CSR atau TJSP. “Kami berkeyakinan makin banyak yang kita ajak membantu maka akan makin ringan beban masyarakat. Tujuan utama kami adalah kesejahteraan masyarakat Badung khususnya dan bali umumnya, di samping tentu saja dengan upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan pembangunan. Untuk itu, kami mengajak kita bersama mari menjadi contoh bukan memberi contoh,” terangnya.

Bupati berharap Forum TJSP dapat membangun koordinasi yang baik antara perusahaan dengan pemerintah untuk keberlangsungan pembangunan daerah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Demikian pula diharapkan akan tumbuh kesadaran tentang tanggung jawab terhadap lingkungan yang lebih luas, mengingat pariwisata merupakan sektor penggerak utama perekonomian di Badung yang perlu ditunjang dari segala bidang pembangunan, baik sektor lingkungan hidup, infrastruktur, kemasyarakatan maupun sektor lainnya. “Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk bersinergi dengan Pemkab. Badung dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan bersama, ” tambahnya.

Seminar diisi testimoni dari Sigit Herdiyanto (Co General Manager Angkasa Pura), Ida Bagus Ari Wijaya Guntur (Perwakilan BPD Bali), Ary Widya Dela Poerwanto (Area Head Bank Mandiri Area Badung Kuta Raya), Ismoyo Soemarlan (Direkrur Uma Sapna Villa) dan I Made Sulasa (PKBL Head ITDC). *adv

BAGIKAN