Fasilitas Umum Disemprot Eco Enzyme

Pemerintah Kabupaten Tabanan bekerja sama dengan Komunitas Eco Enzyme melakukan penyemprotan di beberapa fasilitas umum (fasum).

MASUKKAN - Carian  eco enzyme dimasukkan ke mobil water canon untuk kemudian disemprotkan ke fasilitas umum.

Tabanan (bisnisbali.com) –Pemerintah Kabupaten Tabanan bekerja sama dengan Komunitas Eco Enzyme melakukan penyemprotan di beberapa fasilitas umum (fasum). Penyemprotan dengan eco enzyme ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia dan serangkaian Bulan Bakti Bung Karno 2021.

Penyemprotan menggunakan armada mobil water canon Sabhara (Dalmas) Polres Tabanan, dua unit kendaraan Damkar Kabupaten Tabanan, tiga unit mobil penyemprotan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan  dan tiga unit sepeda motor Kabupaten Tabanan. Kegiatan dipimpin Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, S.E. diawali apel pasukan di Lapangan Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Sabtu (5/6) lalu. Turut hadir Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy PS Siregar, S.I.K., M.H., Asisten II Kabupaten Tabanan, Waka Polres Tabanan, Danramil Tabanan dan komunitas lingkungan hidup Tabanan.

Wabup Edi mengungkapkan, menjaga lingkungan bersih merupakan upaya melestarikan alam yang sangat penting. Bali paham betul bagaimana pentingnya menjaga keserasian lingkungan yang disebut Tri Hita Karana, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, dengan orang (sesama) dan dengan alam. “Melalui eco enzyme yang disemprotkan ke alam, maka udara bisa bersih. Apa yang kita hirup juga pasti akan menyehatkan tubuh,” tuturnya.

Sebelumnya, kegiatan penyemprotan eco enzyme dilaksanakan di seputaran Pura Batukau,  Danau Beratan dan TPA Mandung. Sementara terkait menjaga lingkungan, dari 133 desa sudah 50 persen lebih berbuat untuk mengelola sampah. Pihaknya bersama Kadis Lingkungan Hidup juga ikut turun ke tengah masyarakat dan bersama-sama membersihkan sungai dari sampah plastik dan sampah.

Koordinator Komunitas Eco Enzyme Nusantara di Tabanan, Ni Wayan Yuli Ekayani, mengatakan eco enzyme merupakan cairan yang mengandung senyawa radikal hidroksil dan Ion hidroksil. Cairan ini adalah sabun udara yang dihasilkan oleh mikroba yang dapat bekerja dalam pembuatan frekuensi sebagai salah satu produk metabolit sekunder. Setelah bereaksi dengan polutan akan menghasilkan produk akhir berupa oksigen (O2). Oksigen inilah yang nantinya bertindak sebagai frekuensi pembentukan ozon. “Enzyme ini akan melepas 0,01 PPM yang dapat mengurai sebagian besar polutan di udara,” pungkasnya. *man

BAGIKAN