Ekolinguistik Ciri Khas MIL PPS Unwar

Prodi Magister Ilmu Linguistik Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (MIL PPS Unwar) memiliki ciri khas yaitu, ekolinguistik yang selaras dengan visi Unwar sebagai universitas bermutu berwawasan ekowisata dan berdaya saing global 2034.

Denpasar (bisnisbali.com) – Prodi Magister Ilmu Linguistik Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (MIL PPS Unwar) memiliki ciri khas yaitu, ekolinguistik yang selaras dengan visi Unwar sebagai universitas bermutu berwawasan ekowisata dan berdaya saing global 2034.  Visi berwawasan ekowisata direalisasikan dengan mengarahkan penelitian ke arah ekolinguistik, sedangkan berdaya saing global dijawab dengan hadirnya Konsentrasi Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA).

“Dibandingkan dengan prodi sejenis yang lain, keunggulan Magister Ilmu Linguistik Unwar penelitiannya kami arahkan lebih kepada ekolinguistik, karena visi Unwar ekowisata,” kata Kaprodi Magister Ilmu Linguistik Unwar, Dr. Dra. Ni Wayan Kasni, M.Hum., di Denpasar, Selasa (3/3).

Selain itu,  yang membuat banyak orang tertarik mengenyam pendidikan di MIL PPS Unwar adalah konsentrasi BIPA. Konsentrasi ini  sangat digemari oleh masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan Bali sebagai destinasi wisata dunia yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai pelosok dunia.

“Kami memiliki konsentrasi yang sedang tren adalah konsentrasi pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Itu khusus untuk pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing. Mereka bisa menerapkan ilmunya sesuai konsentrasi, bisa mengajarkan bahasa Indonesia untuk orang asing,” tetangnya.

Dipilihnya Unwar sebagai tempat mengasah kemampuan berbahasa Indonesia, lanjutnya, mengindikasikan Unwar telah masuk sebagai salah satu universitas yang dipandang oleh mahasiswa dari berbagai belahan dunia. “Lulusan kita dari konsentrasi ini akan sangat dibutuhkan, sebab bisa mengajarkan bahasa Indonesia untuk penutur asing. Kita ketahui bahwa orang yang datang ke Bali bukan hanya untuk sekadar berwisata, namun juga banyak diantara mereka datang untuk mengetahui kebudayaan Bali secara lebih luas. Salah satu caranya dengan memahami kebudayaan itu dengan memahami bahasanya,” ucapnya.

Untuk menambah minat masyarakat untuk mengenyam pendidikan di MIL PPS Unwar, pihaknya mengaku berupaya memberikan pelayanan yang bermutu. Dikatakan MIL PPS Unwar juga menjalin kerja sama yang terus dikembangkan di dunia internasional. “Kerja sama dengan universitas di luar negeri juga sudah banyak sekali, baik yang berada di Australia, Malaysia, Thailand, dan lain-lain. Program pertukaran mahasiswa juga sudah ada rencana, termasuk rencana double degree dengan Universitas Kuala Lumpur, Malaysia,” pungkas Wayan Kasni.*pur

BAGIKAN