Efektivitas Vaksin Covid-19 Tentukan Kebangkitan Ekonomi

Ekspektasi pulihnya ekonomi Bali seperti halnya di masa lalu yang mengandalkan pariwisata akan bisa terwujud jika vaksin sudah digunakan serta telah terbukti ampuh menurunkan jumlah penderita.

SEPI - Desa Wisata Bongkasa Pertiwi sepi wisatawan. Vaksinasi Covid-19 diharapkan mampu segera membangkitkan sektor pariwisata. (foto/eka adhiyasa)

Denpasar (bisnisbali.com) – Ekspektasi pulihnya ekonomi Bali seperti halnya di masa lalu yang mengandalkan pariwisata akan bisa terwujud jika vaksin sudah digunakan serta telah terbukti ampuh menurunkan jumlah penderita. “Kalau masih banyak yang terpapar, sampai kapan pun pariwisata tidak akan pulih. Begitu pula dari sisi perekonomian,” kata praktisi ekonomi dari STIE BIITM Sahid, Dr. Luh Kadek Budi Martini, S.E., M.M. di Sanur belum lama ini.

Ia mengatakan, kini saatnya menantikan efektivitas vaksin Covid-19 dalam upaya menuju kebangkitan ekonomi. Keberhasilan vaksinasi di masyarakat dipengaruhi vaksin yang memang sudah lolos dari uji klinis. Oleh karenanya, sembari menantikan keefektifan vaksin, penerapan protokol kesehatan (prokes) jangan sampai kendor. “Prokes harus dijalankan dengan ketat di semua hal dan tempat,” katanya.

Prokes mulai dari diri sendiri dengan mengubah perilaku ke hidup sehat. Kemudian dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker maupun menjaga jarak di tengah keramaian (3M). Hidup sehat juga dengan berolah raga.

Lebih lanjut ia menekankan, dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi perlu juga menjadi perhatian masyarakat Bali, bahwa tahun 2021 akan ada banyak pembangunan insfrastruktur di Bali, seperti pembangunan jalan tol, Bandara Buleleng, Pusat Kebudayaan di Klungkung dan beberapa lagi lainnya. “Nah, pasti proyek-proyek itu akan memerlukan tenaga kerja yang sangat banyak, mungkin puluhan ribu tenaga kerja. Maka, bagi masyarakat Bali yang selama pandemi ini mengnganggur dan kebetulan tidak berpendidikan tinggi, maka harus belajar agar memiliki kompetensi untuk bisa masuk ke proyek-proyek itu. Jika tidak, maka peluang kerja di sana akan direbut tenaga kerja dari luar Bali,” paparnya.

Hal sama dikatakan pengamat ekonomi lainnya, Dr. Irawan. Kata dia, vaksinasi Covid-19 memang dikabarkan akan segera diberikan kepada masyarakat setelah hasil uji klinis terbukti aman terlebih dahulu. Dengan adanya vaksin Covid-19 yang pasti aman, baru bisa sebagai sarana pendukung perbaikan ekonomi. “Vaksin Covid-19 datang bukan secara instan berarti aman dan bisa lakukan vaksinasi serta membuat ekonomi bangkit. Semuanya butuh proses panjang dari sisi uji klinis, pasokan, pendistribusian dan lainnya,” katanya.

Ia memprediksi, bila vaksinasi berjalan lancar untuk seluruh Indonesia, ada peluang ekonomi mulai tumbuh pada 2021 atau 2022. Vaksinasi ada maka keoptimisan masyarakat mulai berusaha, dunia pariwisata tumbuh selaras makin bertambahnya wisatawan domestik bahkan mancanegara. Sektor pertanian, peternakan, perkebunan berkembang yang pada akhirnya mengantarkan ekonomi tumbuh. “Tentunya prokes harus juga sukses berjalan dan masyarakatnya patuh sehingga tidak ada second wave,” terangnya. *dik

BAGIKAN