Dr. Yoga Iswara,  Vaksinasi Bangkitkan Pariwisata

VAKSINASI pelaku pariwisata Bali yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan didukung Dinas Kesehatan Provinsi Bali dimulai Rabu (10/3)

VAKSINASI pelaku pariwisata Bali yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan didukung Dinas Kesehatan Provinsi Bali dimulai Rabu (10/3) lalu. Dilaksanakan  di Harris Hotel Sunset, Kuta, kegiatan berjalan sukses. Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Dr. Yoga Iswara mengatakan vaksinasi pelaku pariwisata ini menjadi amunisi bangkitnya pariwisata Bali.

Menurutnya, kegiatan vaksinasi Covid-19 menyasar pelaku pariwisata merupakan salah satu upaya pemerintah guna mempercepat pemulihan ekonomi Bali, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata Bali untuk segera bangkit. Program vaksinasi ini juga untuk mewujudkan target vaksinasi Bali mencapai 70 persen  dari jumlah penduduk. Diharapkan tercipta herd immunity sehingga peluang open border terbuka lebih besar untuk Bali.

Sebagai bagian penyelenggara vaksinasi, Yoga menyampaikan kegiatan vaksinasi menjadi euforia di kalangan pelaku pariwisata Bali. Terbukti selama tujuh hari pendaftaran sebanyak 90.195 pelaku pariwisata siap divaksin. Pelaku pariwisata tersebut terdiri dari 13 bidang industri di seluruh Bali  yang saat ini terkonsentrasi hampir 50 persen ada di Kabupaten Badung.

Vaksinasi ini merupakan yang perdana dengan menargetkan 200 peserta sebagai uji coba sistem, SOP, alur pelaksanaan dan lainnya. “Pelaksanaan vaksinasi ini kita terus evaluasi untuk menciptakan pola yang terbaik dan aman,” ucap Yoga.

Kegiatan vaksinasi  menyasar 13 industri pariwisata di Bali, yaitu hotel, biro perjalanan wisata, marine (water sports), objek dan daya tarik wisata, pemandu wisata (guide), pendidikan pariwisata, penyelenggara acara (event organizer), restoran, spa, supplier dan transpor. Vaksinasi tidak bisa sekaligus, namun bertahap sesuai ketersediaan vaksin.

Ia mengharapkan pelaku pariwisata Bali tetap optimis dan semangat karena setiap proses belum sempurna. Tetapi dengan dukungan yang luar biasa dari stakeholder pariwisata, pihaknya tetap mengupayakan yang terbaik untuk Bali. *kup

BAGIKAN