dr. Nyoman Suratmika, Tunda Vaksinasi

SEJUMLAH tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tabanan harus menunda keinginannya untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

SEJUMLAH tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tabanan harus menunda keinginannya untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Itu terjadi lantaran mereka tidak memenuhi persyaratan atau tak lolos screening kesehatan sebagai syarat menjalani vaksinasi Covid-19.

“Pemberian vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan yang ditunda ini menunggu sampai kondisi kesehatannya membaik dan memenuhi syarat lagi,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr. Nyoman Suratmika.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di Tabanan dilangsungkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan, Rabu (28/1) lalu. Sebanyak 1.679 nakes datang untuk menjalani vaksinasi pada Sabtu (30/1). Dari jumlah ini baru 1.467 nakes yang divaksinasi, sedangkan 212 orang ditunda karena tidak memenuhi persyaratan.

Suratmika menjelaskan, sebanyak 3.529 nakes yang teregistrasi di data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) menjadi sasaran vaksinasi yang ditargetkan tuntas pada Februari 2021 mendatang. “SDMK di Kabupaten Tabanan totalnya 4.100 dan sudah teregistrasi. Itu terdiri atas nakes dan non-nakes. Pada tahap pertama ini difokuskan untuk 3.529 orang, sisanya akan menyusul pada tahap berikutnya,” ujarnya. *man

BAGIKAN