Distan Tabanan Yakin Kebutuhan Cabai Terpenuhi

Selain penghasil padi, Kabupaten Tabanan juga sebagai salah satu sentra penghasil untuk cabai dengan mengantongi produksi hingga 2.238 kwintal pada 2019 lalu.

Tabanan (bisnisbali.com) –Selain penghasil padi, Kabupaten Tabanan juga sebagai salah satu sentra penghasil untuk cabai dengan mengantongi produksi hingga 2.238 kwintal pada 2019 lalu. Bercermin dari itu, kebutuhan pasar untuk cabai di daerah lumbung pangan ini masih terpenuhi dengan baik, itu dengan catatan kondisi cuaca mendukung untuk pertumbuhan tanaman.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) Tabanan, I Wayan Suandra, di Tabanan, Senin (9/3) mengungkapkan, meski tidak mengantongi seberapa besar pastinya jumlah kebutuhan pasar akan cabai, pihaknya meyakini kebutuhan konsumen ini terpenuhi dengan baik. Asumsinya, untuk kebutuhan cabai di kalangan masyarakat tidak besar. Imbuhnya, kebutuhan cabai dalam jumlah besar ini hanya terjadi di kalangan pelaku usaha. Seperti, usaha pembuat saos, usaha pembuatan sambal pedas.

“Masyarakat atau kalangan rumah tangga ini tidak banyak kebutuhan akan cabai, sehingga akan tercukupi dengan produksi yang ada,” tuturnya.

Jelas Suandra, 2019 lalu data dari Distan Tabanan total produksi cabai tersebut disumbang dengan luas tanam cabai (baik cabai kecil maupun cabai besar) mencapai 52 hektar, sedangkan untuk luas panen mencapai 65 hektar pada periode yang sama. Katanya, sentra budi daya cabai ini di Tabanan terdapat di Kecamatan Penebel, Kecamatan Marga, dan Kecamatan Kerambitan.

“Tahun ini sentra pengembangan penanaman cabai ini terus berkembang. Mudah-mudahan cuaca mendukung atau tidak terjadi hujan yang berlebihan karena itu akan jadi kendala untuk budi daya cabai nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, pada 2020 ini Kementerian Pertanian melalui dana APBN juga menggelontorkan dana mencapai Rp 10 miliar ke Kabupaten Tabanan untuk pengembangan sejumlah komoditas hortikultura. Komoditas hortikultura yang disasar pada program pusat ini salah satunya mengarah pada budi daya cabai. Selain itu, bawang putih, bawang merah, manggis, tanaman obat, dan sayuran. Pengembangan tanaman aneka cabai seluas 55 hektar di Kecamatan Baturiti, Marga, Penebel, Kerambitan dan Kediri. *man

BAGIKAN