Distan Lanjutkan Distribusi Kartu Tani

Sempat ditunda karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mulai Senin (8/2) ini  Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan berencana kembali melanjutkan pendistribusian Kartu Tani dengan menggandeng kalangan bank terkait untuk pendistribusian.

Tabanan (bisnisbali.com) –Sempat ditunda karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mulai Senin (8/2) ini  Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan berencana kembali melanjutkan pendistribusian Kartu Tani dengan menggandeng kalangan bank terkait untuk pendistribusian. Di Tabanan dari total 36.622 jumlah Kartu Tani, baru 18.893 yang sudah disalurkan hingga Desember 2020 lalu.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana, Minggu (7/2) kemarin, mengungkapkan pihaknya mendistribusikan Kartu Tani meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Dinas Pertanian Tabanan mencatat ada 17.729 Kartu Tani yang belum didistribusikan ke para calon penerima yang menyebar di sejumlah kecamatan. “Terkait rencana tersebut, kami sudah serahkan ke teman-teman di masing-masing kecamatan untuk komunikasi dengan Satgas Covid-19. Mudah-mudahan minggu ini sudah mulai dieksekusi ke lapangan,” tuturnya.

Pendistribusian Kartu Tani menggandeng bank terkait dan mekanismenya nanti di titik pendistribusian tentunya juga harus seizin  Satgas Penanganan Covid-19 yang ada di tingkat kecamatan. Artinya, jika mengantongi izin, pendistribusian Kartu Tani akan dilakukan dan bila tidak, pendistribusian akan ditunda di titik tersebut dan dialihkan ke titik lainnya. “Pendistribusian ini sangat tergantung izin dari masing-masing wilayah dan berpotensi kembali dihentikan sementara jika kasus positif Covid-19 mencuat. Oleh sebab itu pula kami tidak berani pasang target rampungnya pendistribusian Kartu Tani ini,” ujarnya.

Putu Wiadnyana menambahkan, meski pendistribusian Kartu Tani mengantongi izin kegiatan, guna mencegah penyebaran kasus Covid-19 maka pendistribusian di setiap titik atau lokasi akan memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu, potensi timbulnya kerumunan akan diupayakan dicegah dengan cara mengatur atau menentukan jadwal kedatangan penerima Kartu Tani. Begitu pun setelah menerima kartu, diarahkan untuk kembali pulang, sehingga bisa mencegah timbulnya kerumunan.

Tahun ini calon, penerima Kartu Tani di Tabanan terbanyak ada di Kecamatan Pupuan mencapai 3.939 orang. Selanjutnya di Kecamatan Penebel 3.779 orang, Kecamatan Selbar 1.873 orang, Kecamatan Kediri 1.603 orang, Kecamatan Marga 1.389 orang, Kecamatan Kerambitan 1.240 orang, Kecamatan Baturiti 1.226 orang, Kecamatan Selemadeg 1.220 orang, Kecamatan Tabanan 1.054 orang dan Kecamatan Seltim 406 orang. *man 

BAGIKAN