Disperindag Bina Aparatur Pengelola Pasar

Guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia khususnya aparatur pengelola pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar melakukan pembinaan kepada aparatur pasar se-Kabupaten Gianyar di Villa Kori Maharani, Desa Tulikup, Rabu (25/11) kemarin.

PEMBINAAN - Disperindag Kabupaten Gianyar membina aparatur pasar untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

Gianyar (bisnisbali.com) – Guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia khususnya aparatur pengelola pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar melakukan pembinaan kepada aparatur pasar se-Kabupaten Gianyar di Villa Kori Maharani, Desa Tulikup, Rabu (25/11) kemarin.

Kepala Dinas Perindag Gianyar Luh Gede Eka Suary di sela-sela acara menyampaikan, pembinaan terhadap aparatur pasar dan perbaikan manajemen pasar dilakukan menyusul masifnya pembangunan pasar rakyat oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Pembinaan diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi aparatur pengelola pasar dan dapat memaksimalkan peran aparatur pengelola pasar dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat baik pembeli maupun pedagang.

Dijelaskannya, perbaikan manajemen dan peningkatan kapasitas aparatur pasar di samping untuk melakukan revitalisasi pasar nantinya juga diharapkan mampu mengikis kesan kotor dan kumuh terhadap pasar rakyat menjadi pasar yang tertata, bersih dan nyaman. “Pasar rakyat yang terkesan kotor dan kumuh nantinya bisa lebih bersih dan tertata dengan SDM yang lebih tahu tupoksinya masing-masing sehingga tercipta pasar rakyat yang nyaman, asri dan aman untuk warga,” ucapr Eka Suary.

Pembinaan kepada aparatur pasar juga untuk mempersiapkan SDM pengelola pasar menjelang beroperasinya Pasar Seni Sukawati Blok A dan B. Pasar Seni Sukawati dilakukan Desember tahun 2020.  ‘’Peningkatan kapasitas aparatur pasar sangat perlu dilakukan menjelang dibukanya Pasar Seni Sukawati Blok A dan B yang PHO  (Provisional Hand Over/Serah Terima Sementara Pekerjaan) Desember tahun ini,” ungkap Eka Suary. *kup

BAGIKAN