Disiplin Prokes, Rumah Makan di Blahbatuh Disidak

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid II di Bali mendorong aparat pemerintah di Kabupaten Gianyar sampai ke tingkat kecamatan menegakkan penerapan protokol kesehatan (prokes).

RUMAH MAKAN - Sidak rumah makan di Blahbatuh terkait penegakan prokes.

Gianyar (bisnisbali.com) –Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid II di Bali mendorong aparat pemerintah di Kabupaten Gianyar sampai ke tingkat kecamatan menegakkan penerapan protokol kesehatan (prokes). Camat, Muspika Kecamatan Blahbatuh, Polsek Blahbatuh dan Staf Trantib Kecamatan turun melakukan sidak penerapan prokes di rumah makan di kawasan Blahbatuh.

Camat Blahbatuh Ida Bagus Dharma Yudha, Rabu (27/1) kemarin, mengatakan sidak prokes di rumah makan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah penyebaran dan menekan penambahan kasus pandemi Covid-19. Rumah makan berpotensi terjadi kerumunan sehingga wajib dilakukan pengawasan  penerapan prokes.

Dijelaskannya, sidak rumah makan ini merupakan bagian dari pengawasan penerapan prokes. Kewajiban penerapan prokes di rumah makan ini adalah bagian dari penegakan Pergub Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Perbup Gianyar Nomor 56 Tahun 2020 yang mengatur penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes.

Sesuai Pergub Bali 46 dan Perbup Gianyar 56, rumah makan di kawasan Blahbatuh wajib menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) yang berlaku bagi karyawan dan pengunjung rumah makan. Yang menjadi perhatian pengawasan adalah  pengaturan jarak tempat duduk untuk memastikan rumah makan menerapan prokes secara ketat.

Menurut Dharma Yudha, lima rumah makan terjaring karena melanggar prokes terutama pengaturan jarak tempat duduk. Pengelola rumah makan yang melanggar dibina dan diarahkan langsung terkait pengaturan tempat duduk sesuai protokol kesehatan. *kup

BAGIKAN