Disdukcapil Denpasar Kembali Permudah Warga dengan Layanan Grab

PELAYANAN publik Pemerintah Kota Denpasar khususnya yang diberikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar kembali melakukan kerja sama dengan transportrasi daring (dalam jaringan).

PENATAAN LOKET - Kepala Disdukcapil Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata melakukan penataan loket untuk pelayanan adminduk ambil-antar dari Grab di Mal Pelayanan Publik Sewaka Dharma Kota Denpasar, Kamis (17/12) kemarin.

PELAYANAN publik Pemerintah Kota Denpasar khususnya yang diberikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar kembali melakukan kerja sama dengan transportrasi daring (dalam jaringan). Sebelumnya, kerja sama yang dilakukan dengan Gojek guna mempermudah warga dalam pengambilan dan pengantaran berkas, kini ditambah lagi dengan pelayanan antar-ambil dari Grab. Langkah ini tidak terlepas dari adaptasi  kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19, dengan penerapan protokol kesehatan yang terus gencar dilakukan terlebih untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk yang pertama kali telah kami lakukan kerja sama dengan Gojek dan kali ini kembali kami melakukan kerja sama dengan pihak Grab untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kepala Disdukcapil Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata saat memimpin rapat kerja sama dengan pihak Grab di kantor setempat , Kamis (17/12).

Lebih lanjut disampaikannya, pelayanan antar-ambil melalui Gojek telah dilaksanakan pada September lalu dan terus dilakukan evaluasi peningkatan pelayanan. “Pada akhir Desember ini tepatnya tanggal 30 pelaksanaan launching kerja sama Grab akan kami lakukan. Diharapkan pada Januari 2021 mendatang pelayanan ini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam antar-ambil berkas di Disdukcapil. Kami berharap  kedua layanan ini memberikan manfaat kepada warga yaitu tidak harus datang ke Kantor Disdukcapil, tetapi tinggal menunggu di rumah dengan memanfaatkan aplikasi ini,” terangnya.

Dijelaskannya, layanan yang diberikan oleh Grab hampir serupa dengan layanan sebelumnya dari Gojek. Adanya kedua layanan transportrasi daring ini dapat melengkapi layanan yang bisa dipilih masyarakat. Sebelumnya, lewat layanan Si Taring (Sistem Pendaftaran Daring), Disdukcapil juga menawarkan pengambilan berkas bisa dicetak mandiri dari rumah, mencetak langsung ke Disdukcapil dan mencetak mandiri di Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Kini, mencetak berkas adminduk tetap di Disdukcapil pun bisa dibantu melalui layanan Gojek atau Grab. “Masyarakat yang melaksanakan pengurusan dokumen adminduk melalui layanan Si Taring akan mendapatkan notifikasi disertai link untuk pengambilan berkas. Selanjutnya, masyarakat dapat memilih layanan pengambilan,” ujar Dewa Juli.

Kedua pelayanan transportrasi daring ini telah dipersiapkan loket khusus. Dari empat loket yang disediakan Disdukcapil, disiapkan dua loket khusus bagi layanan  dari Gojek dan Grab. Masing-masing mitra driver  akan mengantarkan dokumen dari titik penjemputan di rumah warga ke Kantor Disdukcapil untuk diproses. Jika dokumen kependudukan telah selesai diproses, Disdukcapil akan mengirim dokumen tersebut ke warga melalui layanan GoSend dari Gojek atau Express dari Grab.

Dewa Juli juga menyampaikan keamanan dan kerahasiaan dokumen tetap terjaga. Selain loket khusus, disiapkan perwakilan pegawai Disdukcapil yang akan mencatat nomor registrasi dan nomer order sehingga keamanan dan kerahasiaan dokumen senantiasa terjaga. “Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi pengurusan dokumen kependudukan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kedua layanan ini dalam pengurusan pengambilan dokumen setelah selesai pengurusan, sehingga kita dapat menghindari keramaian yang berpotensi terhadap penyebaran Covid-19,” katanya. *adv

BAGIKAN