Di Tengah Pandemi Corona, Serangan Tikus Hantui Produksi Padi di Tabanan

Di tengah upaya pemerintah untuk menjaga stok pangan agar mencukupi dalam menghadapi pandemi Corona (Covid-19), upaya tersebut nampaknya menjadi tak mudah dengan adanya serangan hama tikus yang menyerang sentra produksi padi di Tabanan saat ini.

Tabanan (bisnisbali.com) –Di tengah upaya pemerintah untuk menjaga stok pangan agar mencukupi dalam menghadapi pandemi Corona (Covid-19), upaya tersebut nampaknya menjadi tak mudah dengan adanya serangan hama tikus yang menyerang sentra produksi padi di Tabanan saat ini. Periode Januari hingga Maret 2020, tercatat kerusakan tanaman padi mencapai 210 hektar, dan 181 hektar diantaranya karena serangan hama tikus.

Kepala Bidang Peningkatan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Tabanan, I Wayan Suandra, Senin (13/4) mengungkapkan, kerusakan tanaman padi yang mencapai 181 hektar ini terjadi menyebar di lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Kerambitan 123 hektar, Tabanan 33 hektar, Kediri 11 hektar, Baturiti 1 hektar, dan Kecamatan Penebel 13 hektar.

Jelas Suandra, serangan tikus pada tanaman padi terjadi di Tabanan ini karena didukung dengan adanya musim hujan yang menyebabkan populasi tikus makin berkembang. Sebab, musim hujan membuat pertumbuhan gulma dan rumput  menjadi lebat, serta banyaknya sampah yang menumpuk di sekitar pematang sawah. Katanya, kondisi tersebut yang kemudian membuat tikus lebih cepat bereproduksi.

“Kerusakan tanaman padi juag disebabkan oleh penggerek batang hingga 26 hektar, dan blast mencapai tiga hektar. Jadi total digabung dengan dampak dari serangan tikus pada tanaman padi menjadi 210 hektar,” paparnya.

Di sisi sambungnya, saat ini luas sawah di Tabanan mencapai 20.256 hektar, dengan target tanam 36.429 hektar pada tahun 2020. Per Maret 2020 luas tanam yang sudah tercapai baru mencapai 10.869 hektar. Becermin dari kondisi itu harapannya, gangguan OPT tidak sampai memengaruhi produksi padi di Tabanan, meski sudah merusak 210 hektar.

Sementara itu, mengatasi serangan hama tikus ini, pihaknya mengimbau agar melakukan pembersihan pematang sawah dan menjaga sanitasi lingkungan agar tetap bersih. Terangnya, Dinas Pertanian  Tabanan juga sudah menyediakan racun tikus untuk para petani yang padinya diserang tikus, namun sebelum melakukan pembasmian tikus dengan menggunakan racun, petani terlebih dahulu melakukan pekeling untuk meminta izin secara niskala sebelum melakukan pemasangan umpan racun secara serentak.*man

BAGIKAN