Dewa Gede Agung Pastika, Selektif Gunakan Anggaran

PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama SKPD terkait mesti selektif dalam penggunaan anggaran sehingga bisa menyesuaikan dengan penurunan PAD.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gianyar Dewa Gede Agung Pastika mengatakan, selama ini PAD Gianyar lebih banyak ditopang pajak hotel dan restoran (PHR). Ketika pariwisata menurun praktis PHR tidak bisa menjadi penopang utama PAD Gianyar.

Badan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar sudah mengkalkulasi bahwa pendapatan Pemkab Gianyar anjlok selama pandemi. Pada 2021 ini, target pendapatan Rp 800 miliar, namun hingga Mei baru menyentuh Rp 112 miliar.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gianyar ini menegaskan di masa pandemi berkepanjangan ini pemerintah daerah perlu hati-hati dalam penggunaan anggaran. Pemerintah daerah bisa menyusun kembali skala prioritas belanja.

Hal pertama yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah adalah melakukan analisis atas belanja yang telah dianggarkan pada awal periode. Setelah itu, pemerintah harus menentukan skala prioritas dengan mengurutkan anggaran belanja berdasarkan tingkat urgensinya. Bukan hal yang tabu jika pemerintah daerah melakukan refocusing anggaran akibat merosotnya asumsi anggaran pendapatan.

Realokasi anggaran mesti difokuskan pada anggaran belanja operasional. Dalam masa pandemi ini, prioritas utama antara lain untuk penanggulangan Covid-19. “Kami rasa semua SKPD sudah mengurangi anggaran-anggaran yang dinilai belum penting untuk dilaksanakan,” tambah Agung Pastika. *kup

BAGIKAN