Desa Tulikup Kaler dan Mawang Dapat Bantuan Bencana

Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Gianyar menyerahkan bantuan bencana di  Pura Dalem Desa Pakraman Tulikup Kaler dan Pura Beji Desa Pakraman Mawang, Senin (14/12).

BANTUAN - Pemkab Gianyar menyerahkan bantuan bencana di Pura Dalem Desa Pakraman Tulikup Kaler dan Pura Beji Desa Pakraman Mawang.

Gianyar (bisnisbali.com) –Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Gianyar menyerahkan bantuan bencana di  Pura Dalem Desa Pakraman Tulikup Kaler dan Pura Beji Desa Pakraman Mawang, Senin (14/12).

Bupati Mahayastra memberikan bantuan bencana Rp 200 juta untuk Pura Dalem Desa Pakraman Tulikup Kaler dan Rp 65 juta rupiah untuk Pura Beji Desa Pakraman Mawang. Kedua pura tersebut mendapat bantuan karena tembok panyengker, wantilan, palinggih padmasana dan bale piasan tertimpa pohon cukup tinggi dan berdiameter sangat besar akibat hujan yang melanda wilayah Kabupaten Gianyar beberapa bulan terakhir ini.

Menurut Klian Adat Banjar Adat Tegal Desa Pakraman Tulikup,  Made Ardana, pada 2 Desember tepatnya sekitar pukul 00.50 Wita, tembok panyengker Pura Dalem Tulikup Kaler tertimpa pohon kepuh yang berada di seberang jalan. Wantilan ikut terkena imbas tumbangnya pohon tersebut. “BPBD dan Bupati Gianyar langsung merespons dengan datang melihat dan membantu proses evakuasi kala itu dengan sangat sigap dan cepat,” ucapnya.

Pemkab Gianyar yang sangat cepat memberikan bantuan dana dan bupati yang secara langsung menyerahkannya, memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa mereka sangat diperhatikan oleh pemerintah. “Saya selaku perwakilan masyarakat di Desa Tulikup Kaler mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh Bapak Bupati,” tegas Made Ardana.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan, saat kejadian lalu pihaknya tidak menjanjikan anggaran untuk pendanaan karena anggaran yang tersisa sangat minim. Namun, pemerintah berupaya selalu membantu masyarakat yang ada di Gianyar sehingga dilakukan pergeseran anggaran. Ia berharap bantuan yang diberikan bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk perbaikan keseluruhan bangunan yang terkena pohon tumbang. “Pemerintah Kabupaten Gianyar tidak akan diam dan menutup mata terkait masyarakat yang terkena musibah seperti ini,” ujarnya. *kup

BAGIKAN