Desa Gubug Terapkan Sistem Informasi Berbasis Digital

Desa digital merupakan jawaban atas tantangan di era revolusi industri 4.0 dan sebuah konsep pembangunan pedesaan yang memberdayakan masyarakat dengan sarana teknologi informasi yang memadai dalam rangka mewujudkan data desa yang presisi.

TINJAU - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya meninjau pelaksanaan desa berbasis digital di Desa Gubug.

Tabanan (bisnisbali.com) – Desa digital merupakan jawaban atas tantangan di era revolusi industri 4.0 dan sebuah konsep pembangunan pedesaan yang memberdayakan masyarakat dengan sarana teknologi informasi yang memadai dalam rangka mewujudkan data desa yang presisi.

Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. sangat mengapresiasi sistem informasi Desa Berbasis Digital (The Best) Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, yang di-launching bersamaan dengan kegiatan ngantornya di Desa Gubug, Kamis (3/6) kemarin.

Orang nomor satu di Tabanan tersebut menaruh harapan besar dengan diluncurkannya sistem informasi desa berbasis digital ini agar sesuai dengan visi misi yang digaungkan, yakni Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), salah satunya membangun data desa yang akurat dan presisi. “Kemandirian dan kedaulatan masyarakat desa serta semua aspek kehidupan di desa bisa lebih dimudahkan dengan terjadinya transformasi informasi di segala bidang,” ujar Bupati Sanjaya di Kantor Desa Gubug.

Hadirnya sistem informasi ini, sudah tentu lebih mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat di pemerintah desa, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu pengembangannya lebih ditingkatkan kembali guna mewujudkan visi misi bersama. “Saya harapkan ini tidak sebatas launching semata, namun dilaksanakan secara berkelanjutan dan terpenting ditingkatkan. Kami di pemerintah kabupaten akan selalu mendukung dan mendorong keberlanjutan sistem ini,” tegas Bupati Tabanan yang dilantik pada 26 Februari 2021 tersebut.

Sistem informasi Desa Gubug, sesuai penuturan Perbekel I Nengah Mawan direncanakan dalam tiga tahap. Yang diluncurkan saat ini baru tahap pertama terkait pelayanan administrasi masyarakat, seperti surat domisili dan surat keterangan usaha. “Kemudian data-datanya berbasis nomor NIK masyarakat, sehingga lebih efisien dan masyarakat bisa memohon surat itu cukup dari rumah melalui aplikasi atau bisa ke kantor desa dengan membawa KTP atau KK saja,” ungkapnya.

Pihaknya akan terus mengembangkan sistem ini sampai tahap ketiga atau menyeluruh terkait data-data masyarakat Desa Gubug, bukan hanya pelayanan sesuai arahan Bupati Tabanan. Dengan adanya aplikasi ini, Pemerintah Desa Gubug bisa lebih cepat melakukan pendampingan kepada masyarakat. “Ini sebenarnya sudah mengarah ke wujud Desa Presisi yang dimaksudkan oleh Bapak Bupati. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang menjadi program beliau,” tutup  Nengah Mawan. *man

BAGIKAN