Denpasar Dijatah 24.280 Vial, Vaksinasi Covid-19 Mulai 15 Januari

Secara resmi vaksin Covid-19 telah didistribusikan ke Kota Denpasar pada Selasa (12/1) siang dengan jatah sebanyak 24.280 vial.

VAKSIN - Proses distribusi vaksin Covid-19 yang telah diterima Pemkot Denpasar dan dilaksanakan penyimpanan di UPT Farmasi Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Denpasar (bisnisbali.com) – Secara resmi vaksin Covid-19 telah didistribusikan ke Kota Denpasar pada Selasa (12/1) siang dengan jatah sebanyak 24.280 vial. Rencananya vaksinasi akan mulai digelar pada Jumat (15/1) mendatang di RS Wangaya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (13/1)  menjelaskan, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan secara bertahap. Denpasar telah menyiapkan 11 Puskesmas yang tersebar di 4 kecamatan sebagai tempat dilakukannya vaksinasi. “Vaksinasi dimulai  pada 15 Januari untuk pertama digelar di  RS Wangaya, selanjutnya dilakukan di masing-masing faskes yang sudah ditentukan sesuai jadwal,” ungkapnya.

Dewa Rai menjelaskan, masyarakat sebagai penerima vaksin sudah diberikan pesan melalui SMS lengkap dengan jadwal, tempat serta waktu vaksinasi. “Jadi sudah terjadwal dan sudah diketahui oleh masing-masing penerima vaksin. Mereka (penerima vaksin) akan datang sesuai jadwal,” terangnya.

Terkait sistem pelaksanaan vaksinasi, sebelumnya simulasi vaksinasi sempat digelar. Salah satunya di Puskesmas IV Denpasar Selatan. Kepala UPT Puskesmas IV Denpasar Selatan dr. Made Saraswati Rahayu dalam simulasi yang digelar beberapa waktu lalu, menjelaskan, akan terdapat empat meja saat pelaksanaan vaksinasi nanti. Pada meja pertama penerima vaksin akan menunjukan KTP sebagai bentuk registrasi awal. Selanjutnya di meja dua dilaksanakan screening.

Screening dilaksanakan untuk mengetahui kondisi calon penerima vaksin, karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya tidak boleh ada penyakit komorbid yang kronis, seperti diabates militus yang kronis, hipertensi, asma dan ibu hamil itu tidak boleh divaksin,” jelasnya.

Selanjutnya akan dilaksanakan vaksinasi di meja tiga. Sebelum dilaksanakan penyuntikan vaksin, pasien akan dijelaskan secara rinci tentang vaksin. Hal ini guna memberikan pehamanan serta agar calon penerima vaksin tidak tegang.

“Setelah itu dilaksanakan penyuntikan di lengan kiri, selanjutnya di meja empat akan dilaksanakan evaluasi dan edukasi, dan pasien dipersilakan untuk menunggu 30 menit sebagai pengawasan atas reaksi pasca-vaksinasi, jadi kita antisipasi, dan segala jenis vaksin memang ada kemungkinan demikian,” jelasnya. *wid

BAGIKAN