Amlapura (bisnisbali.com) – Banyak pekerja terutama di sektor pariwisata yang dirumahkan  dan kehilangan pekerjaan. Kondisi ini menyebabkan penghasilan masyarakat  usia produktif menurun dratis, bahkan ada yang tidak memiliki penghasilan sama sekali. Akibatnya, daya beli masyarakat menurun. Hal itu tampak dari sepinya orang berbelanja ke pasar atau warung.

Guna membantu masyarakat, pihak Desa Adat Beluhu, Perbekelan Tulamben, Kubu, Karangasem membagikan sembako bagi 900 KK kramanya. Pembagian sembako  secara bertahap mulai dari beberapa hari lalu.

Klian Desa Adat Beluhu Komang Sartika mengatakan, Minggu (12/4) kemarin, di Beluhu, Tulamben,  sumber dana untuk pengadaan sembako,  masker serta pengadaan cairan disinfektan itu, berasal dari penyisihan dana Community Base Development (CBD) Rp3 juta, BKK Pemprov Bali Rp50 juta, insentif prajuru adat setahun sebesar Rp 45 juta seluruhnya disumbangkan untuk penanggulangan Covid- 19, dan dana lainnya, seperti dana sosial dari LPD Desa Adat Beluhu.  Dana yang terkumpul digunakan untuk pengadaan bantuan berupa beras total 4,5 ton, masker dan cairan disinfektan.

Komang Sartika yang juga anggota DPRD Karangasem itu mengatakan, bantuan sembako yang diberikan kepada krama itu, sesuai dengan himbauan dari pemerintah.  Sementara pihak desa adat membantu krama, guna masyarakat meringankan beban pengeluaran. Sebab, di desa yang tandus itu, sudah jarang turun hujan dalam sebulan ini.

Di tengah kekhawatiran akan penularan virus covid itu, kata Sartika,   daya beli masyarakat juga menurun. Sebab, dari desa itu, cukup banyak yang bekerja di sektor pariwisata di Tulamben dan sekitarnya, bahkan banyak juga yang  bekerja di luar Karangasem seperti merantau ke Kuta, Denpasar dan sekitarnya, kini kebanyakan sudah pulang kampung, karena tidak ada pekerjaan di perantauan. Di samping itu, banyak juga pekerja dirumahkan,  sehingga penghasilan menurun bahkan samasekali tidak memiliki penghasilan lagi.

Sartika berharap, krama  Beluhu taat mengikuti arahan pemerintah guna memutus penularan atau penyebaran virus Covid itu, sehingga masalah wabah yang berbahaya itu, cepat reda  dan hilang, sehingga kita bisa kembali bekerja guna mendapatkan penghasilan. *bud

BAGIKAN