Dana Masyarakat di BPR Dipastikan Aman

Adanya berita lembaga keuangan yang tutup operasional pascameluasnya wabah corona (Covid-19) merupakan murni berita hoax.

Singaraja (bisnisbali.com) –Adanya berita lembaga keuangan yang tutup operasional pascameluasnya wabah corona (Covid-19) merupakan murni berita hoax. Ketua DPK Perbarindo Bali Utara, Putu Sadiarta  mengatakan dana masyarakat yang ditempatkan di bank perkreditan rakyat (BPR) sangat aman.

Diungkapkannya, pemerintah diharapkan bisa memberikan informasi yang menyejukan pascameluasnya wabah corona. Ini diharapkan masyarakat yang menarik dana berlebihan di bank akibat efek panic buying.

Ia menjelaskan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai lembaga yang berwenang agar memberikan pernyataan yang menyejukkan ke masyarakat. Ini terutama mengkonter berita hoax terkait lembaga jasa keuangan yang tutup operasional karena  imbas corona.

Sadiarta memaparkan OJK mesti mengimbau masyarakat agar tidak menarik dananya dalam jumlah yang berlebihan. ” Masyarakat tidak perlu menarik dana simpanan jika tidak ada keperluan yang mendesak,” tegasnya.

Dirut BPR Nur Ababi ini meyakinkan BPR di Bali Utara sudah menyiapkan dana likuiditas yang cukup.  BPR siap memberikan pelayanan optimal terhadap para nasabah.

Ia meyakinkan berita yang simpang siur di media sosial terkait wabah corona menyebabkan masyarakat menjadi takut. Pemerintah wajib memberikan edukasi kepada masyarakat pengelolaan dana yang baik pasca merebaknya pandemi corona.

Putu Sadiarta menambahkan saat merebaknya corona masih banyak nasabah menempatkan dana di BPR. Ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap BPR sangat tinggi walaupun dalam kondisi ekonomi yang sulit pascacorona. *kup

BAGIKAN