Dampak Merebaknya Corona Aksesori Handphone mulai Langka  

Merebaknya virus corona di Tiongkok beberapa bulan belakangan, mulai berdampak pada pasokan sejumlah barang di Tanah Air.

Suasana toko handphone.

Denpasar (bisnisbali.com) –Merebaknya virus corona di Tiongkok beberapa bulan belakangan, mulai berdampak pada pasokan sejumlah barang di Tanah Air. Yoga penjual handphone dan aksesori di kawasan Sanur, mengaku mulai kesulitan memperoleh pasokan aksesori handphone.

Dikatakan, ia mulai kesulitan memperoleh pasokan aksesori handphone sejak virus corona mulai merebak di Tiongkok. Sementara untuk pasokan handphone rakitan tetap aman dan tidak ada kesulitan. “Sejak viralnya virus corona itu, susah sekali mencari barang. Kadang ada barang yang sedang tren dan banyak dicari orang, tapi barang habis dan stok kosong di pusatnya,” ungkap Yoga di Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan, produk aksesori handphone lebih banyak didatangkan distributor dari Tiongkok sehingga para distributor mengaku kesulitan untuk mendapatkan barang sejak virus tersebut merebak di Tiongkok. “Kita kadang kesulitan sekarang barangnya banyak, besok bisa gak ada. Pas permintaan tinggi, barang gak ada,” tukasnya.

Namun terkait harga, dikatakan tidak ada perubahan. “Harga gak ada kenaikan. Memang sulit dapatkan barang, tapi kami tidak patok kenaikan harga,” ucapnya.

Ia mengaku khawatir, bila kondisi ini terus berlanjut maka harga akan mulai merangkak naik. Kenaikan harga diakuinya memang tidak bisa dipungkiri, karena sesuai dengan hukum ekonomi permintaannya tinggi namun

barang langka maka harga akan melonjak. Meski demikian ia tetap berharap harga aksesori handphone akan tetap stabil.

“Mudah-mudahan virus corona bisa segera ditanggulangi sehingga perekonomian dunia akan membaik, otomatis perekonomian Bali juga bisa pulih,” pungkasnya.*pur

BAGIKAN