Cok Ace Tutup Pameran ’’Bali Classic Motor Show’’

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace secara resmi menutup pemeran kendaraan klasik bertajuk ‘’Bali Classic Motor Show’’ di Areal Garuda Wisnu Kencana (GWK), Minggu (5/1).

PAMERAN - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati tutup pameran kendaraan klasik bertajuk 'Bali Classic Motor Show'.  

Mangupura (bisnisbali.com) –Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace secara resmi menutup pemeran kendaraan klasik bertajuk ‘’Bali Classic Motor Show’’ di Areal Garuda Wisnu Kencana (GWK), Minggu (5/1).

Menandai penutupan tersebut, Cok Ace berkesempatan mengendarai Mobil Bung Karno. Mobil merek Yanka produksi 1959 ini merupakan hadiah dari Perdana Menteri Uni Soviet. Mobil yang memiliki jejak historis ini dikoleksi oleh Budi Santosa, kolektor dari Kota Surabaya.

Dalam sambutan singkatnya, Cok Ace menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pameran mobil dan motor kuno yang digagas Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI).

Ia berpendapat, kegiatan semacam ini bisa menjadi alternatif baru dalam pengembangan sektor pariwisata. “Bali sebagai destinasi wisata memang menonjol budayanya. Namun keberadaan penggemar mobil klasik ini tidak bisa kita abaikan dan potensial kita garap,” ujarnya.

Pelaksanaan even di GWK yang banyak dikunjungi wisatawan manca negara diharapkan berdampak positif bagi bidang pariwisata. Wisatawan yang menyaksikan pameran mobil klasik di Bali diharapkan menginformasikan apa yang mereka lihat sekembalinya mereka ke negaranya. “Sehingga dunia akan tahu kalau di Bali ada perkumpulan penggemar mobil kuno,” ujarnya sembari berharap agar ke depan event ini dapat dikembangkan pada skala internasional.

Pada bagian lain, Penglingsir Puri Ubud ini berharap, para penghobi kendaraan kuno tetap solid dan menjaga kekompakan. “Selain kompak, kita juga harus maklum. Maklum kalau di tempat berpameran tempatnya kurang bagus,” ujar pria yang juga dikenal sebagai kolektor mobil kuno ini.

Ia juga meminta maaf bila ada yang kurang selama penyelenggaraan pameran. Ia berharap, para penggemar mobil kuno dari Bali dan berbagai daerah bisa kembali bertemu pada pameran tahun berikutnya.

Sementara itu, Ketua PPMKI Bali Agus Pendit menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 98 mobil dan 40 motor. Tak hanya berasal dari Pulau Dewata, pameran juga diikuti penghobi kendaraan kuno dari sejumlah daerah. Cok Ace menyertakan empat kendaraan klasik pada pameran kali ini. *pur

BAGIKAN