Cegah Penyebaran Covid-19, Tumbuhkan Kesadaran Bersama

Terselesaikannya persoalan covid-19 jadi syarat utama untuk pemulihan ekonomi Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) – Terselesaikannya persoalan covid-19 jadi syarat utama untuk pemulihan ekonomi Bali. Dalam upaya mengendalikan penyebaran covid-19, butuh kesadaran berasama dalam tanggung jawab masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster dalam sebuah dialog interaktif Senin (7/6). “Tidak hanya pemerintah, seluruh komponen masyarakat, pihak swasta serta komponen lainnya harus sadar akan tanggung jawab masing-masing, tanpa ada pemaksaan. Niscaya dengan ini, kita bisa melewati pandemi ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, wanita yang juga dikenal sebagai seniman serba bisa ini menyampaikan, agar masyarakat tidak abai dalam menghadapi kondisi akhir-akhir ini. Ia mengaku, saat ini jumlah kasus baru di Bali sedang mengalami trend penurunan. “Ini buah hasil peran serta kita semua. Namun, jangan berbangga dulu apalagi jumawa hingga menjadi abai. Kita harus berkaca dengan negara tetangga yang mengalami tsunami Covid-19 lagi karena abai,” bebernya.

Bertolak dari hal ini, dia mengingatkan masyarakat, meskipun telah divaksin, hendaknya tetap disiplin melakukan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Di samping itu, Ny Putri Koster juga mengimbau agar masyarakat untuk jangan panik menghadapi situasi ini. Selain juga beradaptasi dengan kondisi ini.

Disinggung tentang perekonomian Bali, Ketua Dekranasda Provinsi Bali ini tidak menampik memang terpuruknya sektor pariwisata akibat pandemi ini juga telah membawa perekonomian Bali di titik terendah selama ini. Akan tetapi, ia mengajak masyarakat untuk tidak terus berpangku dengan keadaan apalagi terus menunggu kondisi seperti semula secepatnya. Bagaimanapun juga, menurutnya, ini merupakan situasi global, sehingga memerlukan waktu untuk pemulihan. “Di saat seperti ini saatnya kita berkarya, munculkan tekad, kemauan dan ketabahan kita untuk berkreasi. Banyak yang berhasil seperti IKM/UMKM kita yang bisa melejit di tengah pandemi. Ini saatnya kita benar-benar menata perekonomian Bali,” jelasnua seraya mengatakan sudah saatnya Bali menguatkan kembali sektor pertanian dan IKM/UMKM agar perekonomian kita tidak bertumpu pada satu pilar pariwisata semata. *wid

BAGIKAN