Cegah Covid-19, Semua Komponen Diharapkan Proaktif

Ikut proaktif mencegah penularan Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Diyakini pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 bila dilakukan jika bersama-sama melakukannya.

CUCI TANGAN - Seorang warga Kota Denpasar mencuci tangannya sebelum measuk ke dalam Pura Jagadnata, untuk melakukan persembahyangan. Disiplin menerapkan protokol kesehatan dapat memperlambat penyebaran Covid-19. (foto/eka adhiyasa)

Denpasar (bisnisbali.com) –Ikut proaktif mencegah penularan Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Diyakini pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 bila dilakukan jika bersama-sama melakukannya.

Seperti dikatakan Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Humas PT Jasa Raharja Bali Cabang Bali, Saiful Anwar, di Denpasar, Jumat (8/1) kemarin. Kata dia, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi sosial, Jasa Raharja tentu ikut proaktif mendukung pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19. Salah satunya dengan  program pembagian 6.060 masker.

“Masker dapat membantu mencegah penyebaran virus dari orang yang mengenakannya kepada orang lain. Diharapkan pula tidak ada warga keluar rumah tanpa menggunakan masker,” katanya.

Untuk itu, pembagian masker yang menyasar masyarakat itu dilaksanakan secara berkala. Pembagian masker diprioritaskan ke fasilitas publik yang banyak aktivitas masyarakat, seperti Kantor Samsat. “Kami melaksanakan pembagian masker ini berkala dan sebelum 1 Januari 2021 sudah didistribusikan. Termasuk ke petugas-petugas di pos pengamanan bertepatan pula dengan operasi kepolisian terkait dengan pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Saiful menjelaskan, alasan pembagian 6.060 masker ini, disesuaikan dengan usia Jasa Raharja yaitu 60 tahun. Selain pembagian masker, juga membagikan paket sembako. Pembagian paket sembako itu juga disebut bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. “Program ini sudah kami lakukan sebelum Tahun Baru dan sampai dengan sekarang masih berjalan. Respons masyarakat sangat baik terhadap program ini,” paparnya.

Ia pun menyebutkan dukungan untuk mencegah penyebaran Covid-19 lainnya dengan menyediakan layanan rapid test  pada tahun 2020. Syaiful memastikan, rapid test akan diusahakan kembali dilanjutkan di tahun 2021. Sebelumnya, kegiatan ini rapid test untuk sopir-sopir bus, dan mitra kerja PT Jasa Raharja lainnya. *dik

BAGIKAN