Bupati Suwirta Minta Tingkatkan Rasa Fanatisme terhadap Klungkung  

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Made Kasta memberikan suntikan motivasi kepada ASN dan pegawai kontrak di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (6/1).

SERAHKAN - Bupati Klungkung,  I Nyoman Suwirta menyerahkan kenang-kenangan kepada beberapa pegawai di sela-sela memberikan motivasi kepada ASN dan pegawai kontrak di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya.

Semarapura (bisnisbali.com) –Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Made Kasta memberikan suntikan motivasi kepada ASN dan pegawai kontrak di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (6/1). Kegiatan ini bertujuan memberi  penyegaran bagi seluruh pegawai supaya bekerja lebih optimal di tahun 2020.

Dalam amanatnya, Bupati Suwirta meminta supaya seluruh ASN menanamkan dan meningkatkan fanatisme atau rasa memiliki terhadap Kabupaten Klungkung meskipun bukan berasal dari Klungkung. Menurutnya, rasa memiliki dan mencintai terhadap Kabupaten Klungkung harus dimiliki tiap hari dan disaat libur sekali pun. “Karena jika hal ini tidak dilakukan, maka tugas dan kewajiban selaku ASN maupun tenaga kontrak tidak akan bisa dilaksanakan dengan baik dan benar,” kata Bupati Suwirta.

Selain itu dirinya juga mengingatkan untuk menciptakan tim kerja yang baik dalam menyelesaikan tiap persoalan. Terkait adanya beberapa postingan miring di media sosial tentang Kabupaten Klungkung, Bupati Suwirta mengingatkan supaya semua ASN memiliki sensitivitas tinggi, yakni turut serta menjawab tiap tudingan miring dengan data dan fakta, serta menunjukkan hasil kerja pemkab selama ini.

Kepada masing-masing Kepala Seksi (Kasi) di semua OPD diingatkan supaya wajib membuat minimal satu buah program inovasi. Dirinya meminta program inovasi tersebut dipaparkan ke hadapannya selambat-lambatnya pada Maret 2020. “Kepada pencipta inovasi terbaik akan diberikan reward/penghargaan,” ungkapnya.

Terkait dengan perjalanan dinas, pada tahun 2019 lalu telah terjadi penghematan perjalanan dinas hampir sekitar Rp10 miliar. Belanja pegawai yang saat ini di bawah 40 persen bukan berarti pengeluarannya juga turun, namun berkat PAD pada tahun 2019 mencapai Rp220 miliar. Untuk meningkatkan PAD lagi maka harus dimulai dari titik ungkit yaitu Nusa Penida. “Saya ingatkan tidak ada kecemburuan dan politisir terkait kebijakan ini,” tegasnya.

Terkait Perda dan Pergub, Bupati asal Nusa Ceningan ini menegaskan supaya dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan survei dari Universitas Udayana, kepatuhan terhadap Perda Rokok di Kabupaten Klungkung masih di bawah 80 persen. Hal ini menandakan masih terdapat perokok yang merokok di sembarang tempat. “Untuk itu pada tahun ini Tim KTR saya harapkan supaya memantau dan menegakkan Perda tersebut, mengingat Klungkung sudah diakui sebagai kabupaten yang menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) terbaik bahkan hingga ke  tingkat Asia,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara terkait perda sampah, mulai saat ini dalam tiap acara akan dilarang penggunaan air minum kemasan plastik. Semua diganti dengan air galon dan tidak menggunakan gelas plastik. Karena menurutnya, ancaman dari sampah plastik sudah sangat berbahaya bagi lingkungan. Berkaitan dengan E-kinerja dan E-jasa, seluruh pegawai diharapkan untuk menanamkan kejujuran. Menurutnya, tidak semua kegiatan harus dilaporkan dengan photo selfie. “E-jasa, aplikasi sudah selesai, paling lambat 2021 upah tenaga kontrak akan dibayar sesuai UMK, tapi dengan sistem itu tidak semua akan bisa mendapatkan hasil maksimal namun akan menjadi proporsional sesuai volume pekerjaan yang diselesaiakan. Yang bekerja optimal akan mendapatkan hasil yang maksimal pula,” paparnya. *dar

BAGIKAN